Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

BPJN Langsung Tangani Tepi Jalan Arteri Di Sulbar Yang Ambles

Para pekerja yang dikerahkan oleh BPJN Sulbar sedang berjibaku, melakukan penanganan darurat pada sejumlah titik yang ambles di jalan Arteri Mamuju, Sulawesi Barat. (dok Fhatur Anjasmara)

Mamuju, Katinting.com – Tepi jalan Arteri Mamuju, di Sulawesi Barat yang ambles, sudah mendapat perhatian langsung dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Sulawesi Barat, sejak Minggu (10/03).

Dan hingga Senin (11/03) penanganan darurat pada tepi Jalan Arteri di Mamuju Sulbar yang ambles masih berlangsung, sejumlah pekerja dari Satker ruas Jalan Majene, Mamuju, Pasangkayu, sedang berada di lokasi berjibaku melakukan penanganan.

Baca : Di Sulawesi Barat, Tepi Jalan Arteri Ambles Digerus Air Laut

Seperti yang di sampaikan oleh PPK-1.3 Mamuju, Satker PJN-1 Provinsi Sulawesi Barat Muh Idris Djafar kepada laman ini, bahwa penanganan darurat pada beberapa titik yang ambles dilakukan dengan metode geobag.

“Jadi geobag berupa kantong putih, berisi pasir dan kerikil, lalu di tata rapi secara rapat di lobang yang terlihat, tapi ini penanganan darurat saja, dan saat sudah sedang dalam penanganan” ungkap Idris.

Baca juga : Tepi Jalan Arteri Ambles di Sulawesi Barat, BPJN Segera Lakukan Penanganan Darurat

Putra Tapalang Mamuju ini, lebih jauh menyampaikan bahwa penanganan darurat pada tepi jalan Arteri yang ambles nantinya akan di serahkan ke Pengawas dan Perencana Jalan Nasional (P2JN) untuk penanganan lebih lanjut secara permanen.

“Nanti usai penanganan darurat ini, segera di serahkan ke P2JN untuk penanganan lanjutan secara permanen, karenanya, saat ini hanya antisipasi saja, kerusakan lebih meluas” ujar Idris.

Pantauan laman ini di lokasi, kegiatan penanganan darurat di sejumlah titik yang ambles masih berlangsung, material berupa pasir bercampur kerikil sudah di masukan ke dalam kemasan berupa karung putih, untuk di masukan ke dalam sejumlah lobang karena gerusan air laut di jalan Arteri Mamuju. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat