Mamuju Tengah, Katinting.com – Hingga pagi ini, Senin (11/03) ketinggian air di lokasi Banjir yang merendam sejumlah pemukiman warga di Desa Saloadak atau Tobadak VII Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah, belum surut.
Perkiraan air masih di atas perut orang dewasa, bahkan di beberapa titik di dada orang dewasa, sehingga warga di Desa Saloadak berharap bantuan dan upaya evakuasi dari pihak terkait.
“Iya airnya masih tinggi, meski tidak bertambah lagi” ungkap sumber laman ini, di Desa Saloadak.
Baca : Desa Saluadak Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah di Kepung Banjir, Warga Mulai Resah
Ia mengemukakan jika sampai pagi ini, belum ada bantuan maupun upaya evakuasi terhadap warga terdampak, dan warga sama sekali tak bisa beraktivitas akibat air yang cukup dalam.
“Kalau bantuan maupun upaya evakuasi belum ada, sehingga warga memilih hanya di rumah saja, sembari menunggu air surut” beber sumber kami lagi.
Terpisah Kepala BPBD Mamuju Tengah Bahtiar, saat dihubungi menyampaikan jika Ia baru memerintahkan tim evakuasi dengan membawa satu perahu karet untuk menuju Saloadak, melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak.
“Ia baru saya perintahkan kiranya pagi ini, tim evakuasi bergerak ke sana, mungkin sudah di perjalanan” ujar Bahtiar
Mantan Kepala Puskesmas Topoyo ini, menuturkan kalau belum mengetahui berapa jumlah persisnya terdampak banjir di Desa Saloadak, sebab datanya baru akan dia minta ke bagian data BPBD.
“Namun yang pasti, kawasan yang terdampak banjir ini, memang adalah kawasan yang menjadi langganan banjir selama ini, akibat pendangkalan sungai sekitar perkampungan, tapi tim sudah bergerak ke sana, melakukan evakuasi, datanya sebentar saya berikan” pungkas Bahtiar. (Fhatur Anjasmara)






