
Topoyo, Katinting.com – Kabupaten Mamuju Tengah menjadi salahsatu titik, dari 100 titik se Indonesia untuk kegiatan Satu Guru Satu Buku (SAGUSAKU) Ikatan Guru Indonesia (IGI). Pada kegiatan tersebut rencananya akan dipamerkan 1.000 buku pada Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2019 mendatang.
Sementar itu, pagi tadi berlangsung kegiatan pelatihan SAKUSAKU IGI di SMP Negeri 6 Topoyo, yang diikuti oleh 80 peserta.
Meski tak sempat dihadiri oleh pejabat Dinas Pendidikan yang sedang berada diluar kota, kegiatatn tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Umum PP IGI Regional Sulselbar, Mira Pasolong, yang sekaligus menjadi pemateri.
Saat memberikan sambutan, Ketua IGI Mamuju Tengah, Mahmud S.Pd., M.Pd., berharap bahwa kegiatan-kegiatan berikutnya akan terus dilaksanakan demi kemajuan pendidikan di Bumi Tassilalla ini.
Menurut Ketua Panitia, kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya melalui pembayaran peserta dan bantuan lain yang tidak mengikat.
Sementara itu, Wakil ketua umum PP IGI Regional Sulselbar, Mira Pasolong memaparkan sejumlah peran-peran IGI selama ini, yang membuat antusias peserta yang sebagian besar belum menjadi anggota IGI. “Dengan Motto sharing and growing together menjadi magnet merekatkan guru-guru yang mau berkembang dengan IGI.”
Acara yang dibuka pada pukul 09.00 Wita pagi tadi, rencananya akan berlangsung video conference namun karena kendala jaringan hal tersebut urung dilakukan dan pelatihan dilanjutkan.
Adapaun materi dimulai dengan pemberian motivasi menulis, kiat dan teknik menulis yang dirangkum dalam satu metode yang disebut JEMARI 74. Metode ini selain berisi teori, sebagian besar merupakan praktek menulis. Teori hanya diberikan selama satu jam, dan setelahnya peserta mulai diminta menulis sebuah artikel bertema pendidikan.
Sebagai motivasi awal agar peserta terdorong untuk menyelesaikan buku tunggal, maka artikel yang ditulis saat pelatihan akan dibukukan menjadi buku antologi bersama peserta Sagusaku Mamuju Tengah.

(Rls/Anhar)






