Mamuju Tengah, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar sosialisasi Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi Tahun Anggaran 2026 di Aula A Kantor Bupati, Selasa (2/6/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Arsal Aras, Wakil Bupati Askary, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Amalia Fitri Aras, Ketua DPRD Mamuju Tengah Nirmalasari Aras, Sekretaris Daerah Lita Febriani, Kepala Dinas PUPR Usman, serta sejumlah tamu undangan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mamuju Tengah, Usman, yang juga menjabat ketua panitia, menyebutkan program DAK Sanitasi 2026 akan menjangkau 151 penerima manfaat di tiga desa Kecamatan Topoyo: Desa Tumbu 50 orang, Desa Pangaloang 50 orang, dan Desa Tapilina 51 orang.
Bupati Arsal Aras menegaskan sasaran program tahun ini adalah wilayah yang warganya belum memiliki akses sanitasi layak. “Kita prioritaskan desa-desa yang masih tertinggal dalam akses sanitasi. Pemerintah daerah setiap tahun berupaya menghadirkan program yang meringankan beban masyarakat,” kata Arsal.
Ia mengakui cakupan program tahun 2026 menyusut dibandingkan 2025. Tahun lalu, DAK Sanitasi menjangkau tujuh desa; tahun ini hanya tiga desa. Meski demikian, Arsal menekankan kualitas dan kebermanfaatan menjadi ukuran utama: “Lebih baik sasaran lebih sedikit tetapi manfaatnya betul-betul dirasakan mereka yang membutuhkan.”
Arsal berharap pelaksanaan DAK Sanitasi berjalan lancar sehingga segera meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. “Semoga program ini memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Adv/Fhatur Anjasmara)






