oleh

Wujudkan Data Presisi, Kita Akan Rubah Indonesia Melalui Sulbar

banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik menghadiri rapat koordinasi Bhabinkamtibmas bersama jajaran Polda Sulawesi Barat di Mako Polda Sulbar.  Kamis (19/5 2022).

Kegiatan ini dibuka oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Veddi Iskandar Bitticaca yang diikuti 322 Bhabinkantibmas se-Sulbar dari enam Polres di Provinsi Sulawesi Barat.

Akmal Malik menyampaikan, penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pemerintahan desa diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan pembangunan daerah dan desa.

Peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah dan desa dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan dan kekhasan daerah dan desa dalam sistem negara kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan terwujudnya data presisi nantinya, kita akan rubah Indonesia melalui Sulawesi Barat,” kata Akmal Malik

Lanjut disampaikan,  tujuan tata kelola data dasar penyelenggaraan otonomi daerah berbasis data desa presisi ialah menyediakan basis data untuk perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kebijakan pembangunan daerah.

Dengan mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu dapat dipertanggung jawabkan, serta mudah diakses pemerintah dan pemerintah daerah sebagai dasar penyelenggaraan otonomi daerah.

Ia pun berharap  dukungan Kapolda Sulbar untuk menugaskan para bhabinkamtibmas  dapat membentuk tim data presisi

Masih kata Akmal Malik,  untuk  mendukung keterbukaan informasi melalui penyediaan data yang lengkap transparan dan akuntabel dan mendorong terciptanya pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah diperlukan sinergitas dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah bersama pihak Kepolisian di seluruh pelosok daerah khususnya di wilayah Sulbar.

“Data dasar adalah data yang menjadi pedoman penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah sampai ke tingkat desa dan  data desa presisi adalah data yang memiliki akurasi dan ketetapan tinggi untuk memberikan gambaran aktual desa serta mengintegrasikan data spasial dan numerik desa yang diverifikasi dan divalidisasi oleh warga desa,”sebut Akmal.

Sumber : Kominfopers Sulbar/Farid

Edit : Anhar

Bagikan

Komentar