Tim Medis dari Klinik Utama Botolempangang Gowa memberikan pertolongan pertama kepada salah seorang teknisi PLN yang mengalami luka berat. (Dok. Zulkifli)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Kecelakaan mobil Pickup PLN yang terjun ke dalam jurang sekira 20 meter di Dusun Mambie, Desa Pangasaan, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju mengakibatkan empat orang mengalami luka berat, Rabu (20/1) sore.

Satu dari empat yang mengalami kecelakaan tersebut adalah warga setempat. Sedangkan tiga orang lainnya kerupuk teknisi PLN yang akan memulihkan listrik pasca gempa M6,2.

Kata salah seorang penumpang mobil yang juga seorang pegawai Rusorsing mitra PLN, Burgan (31) mengatakan, mobil tersebut mengalami rem blong dikarenakan kondisi jalan tersebut memiliki turunan yang cukup terjal dengan posisi jalan menikung cukup tajam.

“Rem mobil blong, kalau itu yang pengendara motor saya tidak tau, apa kah di kena mobil atau bagaimana karena saya langsung loncat dari mobil,” kata Burgan.

Pengendara sepeda motor Honda Sonic DC 2548 AG langsung dilarikan warga yang melihat kejadian tersebut ke salah satu posko pengungsian di Desa Lebani untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka punggung dan luka di bagian dada.

Sedangkan teknisi PLN dari gabungan beberapa cabang yang menumpangi mobil dengan nomor polisi DD 8566 QH mengalami luka berat, satu pada bagian kepala mengalami pecah dan yang satunya terluka pada bagian wajah serta ada yang patah.

Beruntung, tak jauh dari lokasi kejadian tersebut tim Indonesia Off-road Federation (IOF) Sulbar bersama dengan tim Ikatan Dokter Anak Indonesia IDAI Sulsel, dan Tim Medis Klinik Utama Botolempangang Gowa tengah melakukan pelayanan kesehatan di salah satu posko pengungsian di Desa Lebani.

Mendengar akan adanya kejadian tersebut, 4 orang tim Klinik Utama Botolempangan langsung menuju ke lokasi kejadian bersama dengan IOF Sulbar.

Setibanya di lokasi kejadian, mereka langsung memberikan pertolongan pertama kepada tiga korban tersebut. Setelah melakukan pertolongan pertama, mereka langsung membawa ke RS. Bhayangkara Mamuju untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut menggunakan dua unit mobil IOF.

“Dan yg ikut ke rumah sakit ada 2 orang dari tim klinik utama botolempangang dalam mengawal dan mengawasi agar keadaan pasien-pasien yang dirujuk tersebut dalam keadaan baik-baik saja,” kata salah seorang Tim dari Klinik Utama Botolempangang yang melakukan pertolongan pertama, Dr. Fadil.

(Zulkifli)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here