Sutinah sambutan usai penyerahan SK kepada 74 PNS. (Hms)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi menyampaikan agar para PNS yang resmi menerima SK memiliki sense of belonging atau rasa memiliki terhadap Kabupaten Mamuju.

Itu ditegaskan saat sambutan pada penerimaan SK PNS kepada 74 Calon Pegawai Negeri Sipil yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Mamuju yang dihadiri langsung Kepala BKPP Kabupaten Mamuju, Asisten 1, dan Sekretaris Daerah. Kamis 6 April 2023.

Ketua Panitia Pelaksana Noor Aulia Rahman, dalam laporannya merinci formasi penerima SK terdiri dari Dokter Umum 9 orang, Dokter Gigi 2 orang, Apoteker 4 orang, Bidan 2 orang, Perawat 5 orang, Jabatan Fungsional Kesehatan 28 orang, serta Tenaga Teknis sebanyak 24 orang.

Kata Sutinah, dengan diterimanya SK bapak ibu hari ini, berarti bapak ibu sudah menjadi bagian resmi dari Pemerintah Kabupaten Mamuju.

“Dalam SK tersebut terkandung tanggungjawab besar. Dari manapun anda berasal, dengan memilih mendaftar sebagai PNS di Kabupaten Mamuju, berarti bapak ibu sudah berkomitmen mengabdikan diri di sini,” kata Sutinah.

Saya berharap ada rasa memiliki yang kuat terhadap Bumi Manakala sehingga bapak ibu akan selalu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Mamuju. Ayo kita sayangi Mamuju. Pintanya.

Lanjut, usia PNS yang baru saja menerima SK yang rata-rata masih berusia muda dan lebih melek teknologi, sehingga punya potensi besar untuk bisa berkontribusi lebih kepada instansi.

Salah satu PNS yang menerima SK, Akbar B. Mappagala, yang bekerja di Dinas PUPR mengungkapkan rasa syukur atas penerimaan SK hari ini. Akbar adalah perantau dari Kota Madya Pare-Pare yang lulus PNS di Kabupaten Mamuju.

“Selama setahun saya bekerja di sini, saya merasa sangat nyaman karena lingkungan kerja yang mendukung. Masyarakat sekitar tempat saya tinggal juga ramah terhadap perantau,” ucapnya.

Kata Akbar, perjanjian tidak akan meminta pindah sebelum 10 tahun masa pengabdian bukan masalah. “Sebelum mendaftar di Kabupaten Mamuju, saya sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum membulatkan tekad.”

Lainnya, Saddam pemuda asal Tande Majene yang mengabdi sebagai PNS di daerah pelosok Karataun, Kecamatan Kalumpang berbagi suka dukanya.

“Medan menuju tempat kami mengabdi hanya bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua, itu juga dengan kondisi medan yang sangat berat. Tapi hal tersebut tidak memadamkan semangat kami untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat pelosok, karena pelayanan kesehatan itu memang harus merata antara penduduk kota dan penduduk desa.”

(ADV/Diskominfosandi Mamuju)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here