Mamuju, Katinting.com – Legislator DPRD Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), geram terhadap kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Mamuju. Hal tersebut lantaran realisasi pendapatan daerah (PAD) masih di bawah angka 50 persen.
Ketua DPRD Mamuju Sugianto mengungkapkan, bahwa sejumlah OPD memperlihatkan realisasi pendapatan yang sangat memprihatinkan. Banyak OPD yang belum mencapai target realisasi triwulan III, yakni minimal 50 persen. Padahal, kata Sugianto, angka realisasi itu seharusnya sudah di atas target tersebut.
OPD tersebut di antaranya RSUD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Parwisata dan Kebudayaan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, dan Dinas Perdagangan.
“Beberapa OPD ini masih di bawah 50 persen. Ada yang 5 persen, 12 persen, dan 13 persen. Bahkan ada OPD yang realisasinya hanya 1,8 persen. Kok bisa seperti ini, ada apa ini,” kata Sugianto saat rapat gabungan komisi di gedung DPRD Mamuju, Sabtu (6/8/22).
Merujuk realisasi itu, politisi Partai Golkar tersebut pesimis pemerintah daerah dapat memaksimalkan pendapatan daerah melalui PAD dan pendapatan sah lainnya di tahun ini.
“Kalau saat ini saja realisasi masih begini, bagaimana mungkin bisa mencapai target di akhir tahun anggaran nanti,” tegasnya.
Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Mamuju, Suaib Kamba, meminta OPD yang minim realisasi segera berbenah dan memacu kinerja.
“Supaya target ini dapat terealisasi sesuai rencana dan waktu yang sudah ditetapkan,” kata Suaib.
(Advetorial)






