Akmal Malik bersama Kadis transmigrasi Mamuju dan Sulbar, saat berbincang dengan warga di Marano. (Hms)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik mengunjungi UPT Marano, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu 11 Februari 2023.

UPT Marano berjaraknya sekira 13 kilometer dari poros Transulawesi. Tercatat 250 Kepala Keluarga (KK) warga transmigrasi ditempatkan di UPT ini, namun yang bertahan hingga saat ini tersisa kisaran 50 KK, disebabkan akses jalan, dan sumber pendapatan serta kendala lain.

Akmal Malik mengaku sudah mencatat beberapa permasalahan di UPT Marano dan UPT lainnya di Sulbar. Oleh karena itu dia menyempatkan berkunjung ke UPT Marano dan rencananya akan menginap satu malam.

Dia pun bangga kepada warga UPT Marano yang tetap semangat dan bertahan ditengah banyaknya kendala yang dihadapi.

“Saya bangga dengan semangat warga yang mampu mengelola lahannya menjadi produktif,” ujar Akmal Malik.

Akmal juga melihat besarnya potensi di UPT Marano, salah satu catatan yang ia ketahui adalah banyaknya hasil perkebunan yang membusuk. Tomat misalnya, yang seharusnya langsung terjual habis panen terpaksa menumpuk karena terkendala kondisj jalan

“Jangan sampai Marano justru membuat orang merana,” katanya saat berdialog dengan warga UPT Marano di salah satu rumah warga.

Oleh karena itu, melalui kunjungan itu Akmal Malik sengaja menghadirkan Dinas Transmigrasi Pemkab Mamuju dan Pemprov Sulbar, dengan harapan kedepan berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan di UPT Marano dan di wilayah transmigrasi lainnya di Sulbar.

Lanjut Akmal Malik, melihat kondisi jalan ke UPT Marano, ia pun akan memperbantukan satu alat berat, ekskavator. Selain untuk mengantisipasi kerusakan atau longsor juga dapat dimanfaatkan bagi warga dalam menggarap lahan perkebunan.

“Cari satu pemuda disini untuk dilatih jadi operator alat berat ini, itu bisa dimanfaatkan untuk mengelola lahan perkebunan disini,” ungkapnya.

Bantuan itu juga akan dilakukan di UPT lainnya seperti UPT Ratte di Polman yang juga memiliki jalan memperihatinkan.

“Disini (UPT Marano) potensinya besar. Masih luas lahan bisa dikelola,” pungkasnya.

Akmal Malik berharap kedepan Dinas Transmigrasi Kabupaten dan Provinsi berkolaborasi mengelola potensi di UPT di Sulbar menjadi lumbung pangan dan holtikultura untuk Sulbar dan Indonesia.

Sumber: Diskominfosandi Sulbar

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here