Perwakilan Pemkab Mamuju dan para peserta Bimbingan Teknis Pengelolaan Media Sosial Berbasis Digitalisasi oleh Karang Taruna Mamuju menerima sertifikat di Hotel Srikandi, Mamuju. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengelolaan media sosial anggota Karang Taruna.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Puluhan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan media sosial yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Karang Taruna Mamuju memadati aula Hotel Srikandi Mamuju. Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan dalam upaya meningkatkan keterampilan SDM anggotanya.

Pada Selasa, 9 Juli 2024, Karang Taruna Mamuju berhasil menggelar acara ini dengan sukses. Ketua Panitia, Ongki Prayudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan baik setelah persiapan selama beberapa pekan. Tujuan utama Bimtek adalah untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan media sosial anggota Karang Taruna.

“Pengelolaan media sosial sangat penting, terutama di era digitalisasi ini. Kalau kita tidak mampu, maka media sosial-lah yang akan memanfaatkan kita,” ujar Ongki di sela-sela kegiatan Bimtek di Hotel Srikandi Mamuju.

Ongki menegaskan komitmen Karang Taruna untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Ia berharap para anggota Karang Taruna dapat mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk mendukung kegiatan positif di wilayah mereka.

Sekretaris Dinas Kominfo Mamuju, Akhmad Taufiq, mengapresiasi Karang Taruna Mamuju yang telah menunjukkan eksistensi sebagai organisasi kepemudaan.

Ia menilai Karang Taruna di bawah kepemimpinan Hairil Amri menunjukkan tren positif, sehingga Pemkab Mamuju merasa tidak punya alasan untuk tidak mendukung kegiatan-kegiatan Karang Taruna.

“Pemkab Mamuju tidak akan menutup diri untuk kegiatan positif, apalagi yang memberikan andil untuk kepentingan masyarakat banyak,” ujarnya.

Akhmad Taufiq, alumni Ilmu Politik Unhas, menambahkan bahwa ke depannya Karang Taruna bisa membuat terobosan bersama Pemkab Mamuju, seperti pengelolaan bersama suatu bidang usaha yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ujungnya Pemkab dan Karang Taruna bisa bagi hasil. Jadi, Karang Taruna bisa mandiri dan tidak hanya mengharapkan proposal (anggaran) setiap tahun,” ujarnya disambut tepuk tangan ratusan anggota Karang Taruna se-Kabupaten Mamuju.

Ketua Karang Taruna Mamuju, Hairil Amri, mengapresiasi kinerja panitia pelaksana yang sukses menjalankan kegiatan ini.

“Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat bagus. Semoga ke depannya, kita bisa membuat kegiatan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

(*)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here