Suasana saat anggota DPRD menerima massa aksi di DPRD Sulbar. (Hms)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Puluhan mahasiswa melakukan unjuk rasa (Unras) di DPRD Sulbar menolak perubahan nama Bandara Tampa Padang Mamuju menjadi Bandara Ibu Agung Haji Andi Depu Tempat Padang. Rabu 2 Februari 2022.

Diketahui, rapat terkait wacana perubahan nama Bandara oleh Pemprov Sulbar sebelumnya dilaksanakan di rumah jabatan Sekretaris Daerah Pemprov Sulbar Muhammad Idris pada Senin 31 Januari 2022. Namun wacana tersebut tidak disetujui oleh berbagai pihak termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar Bandara Tampa Padang dan menginginkan menggunakan nama pahlawan asal Mamuju seperti Punggawa Malolo atau Ahmad Kirang.

Dalam tuntutan aksinya, pertama menolak pergantian nama Bandara Tampa Padang, kedua, meminta transparansi data pembayaran pembebasan lahan. Dan ketiga tuntaskan pembayaran pembebasan lahan masyarakat.

Maksa aksi kemudian diterima oleh anggota DPRD Sulbar Syahrir Hamdani, Taufik Agus dan Mulyadi Bintara. Serta hadir Kepala Kesbangpol, Herdin Ismail, Dinas Perkim dan beberapa dinas terkait.

Syahrir Hamdani kepada massa aksi menyampaikan terkait sejarah atau hal yang melatar belakangi adanya wacana perubahan nama Bandara Tampa Padang. Ia pun mengatakan tidak bisa langsung mengambil keputusan karena harus mendiskusikan lebih lanjut bersama dengan anggota DPRD Sulbar lainnya.

“Saya kira ini menjadi catatan penting bagi kami karena itu saya mohon maaf tidak ada keputusan yang kita ambil karena harus ada di musyawarah terlebih dahulu bersama 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat lainnya,” kata anggota DPRD partai Gerindra asal Polman ini.

Suasana saat anggota DPRD menerima massa aksi di DPRD Sulbar. (Hms)

(Advertorial)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here