Mateng, Katinting.com – Sebagai satu satunya Kampung Zakat di Sulawesi Barat, yang menjadi program dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang pengelolaannya di serahkan ke Baznas Mamuju Tengah, mendapat perhatian dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat.
Untuk itu, Selasa (14/06) pihak BI Perwakilan Sulawesi Barat, akan melakukan kunjungan secara resmi ke wilayah Kampung Zakat, yang terletak di Desa Kambunong, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, dalam rangka melihat lansung perkembangan pengelolaan Kampung Zakat oleh Baznas Mamuju Tengah, sejak Kampung Zakat dilaunching beberapa waktu lalu.
Hal ini dikemukakan oleh Ketua Baznas Mamuju Tengah Hamzah, kepada laman ini, diruang kerjanya, pada Senin (13/06). Ia mengemukakan bahwa ini adalah kunjungan kedua pihak BI ke Kampung Zakat, setelah sebelumnya sudah hadir tim assesment dari BI Perwakilan Sulbar.
“Jadi memang sebelumnya sudah ada tim assesment dari BI, melihat langsung pengelolaan Kampung Zakat di Desa Kambunong, dan besok ini, akan datang rencananya petinggi BI Perwakilan Sulbar disertai rombongan bidang yang menangani kerjasama UMKM” ungkap Hamzah.
Katanya, kunjungan ini memberikan dampak baik bagi pengembangan Kampung Zakat, sebab memang Kampung Zakat ini hanya ada di Mamuju Tengah, untuk Sulawesi Barat, dan hasil uji kelayakan sebelum dilaunching beberapa waktu lalu, satu satunya Kampung Zakat hanya yang di wilayah Mamuju Tengah yang dinyatakan layak oleh tim.
“Dampak positif dari kunjungan pihak BI besok, tentu akan makin dilirik oleh pelaku investasi disektor UMKM, dimana, potensi yang ada di Kampung Zakat memang ini cukup besar, mulai dari usaha pariwisata hingga usaha kuliner dan pengemasan hasil laut, ukiran dari pohon kelapa dalam” kata Hamzah.
Ia menuturkan saat ini sudah ada tiga kelompok binaan Baznas dalam program Kampung Zakat, yang memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di sana, dan ketiga kelompok tersebut memiliki bidang usaha yang variatif.
“Di Pulau Kambunong sendiri ada satu kelompok khusus rumput laut dan keramba, sementara di pusat Desa Kambunong, ada dua kelompok lainnya, yakni Dasa Wisma masing masing usaha keterampilan dan kerajinan, serta keahlian menjahit, kami sudah latih sumber daya manusianya kemarin, dan sudah fasilitasi mesin jahitnya” tutur Hamzah.
Tentu harapan atas kunjungan BI Perwakilan Sulbar ke Kampung Zakat, bisa menjadi penggerak percepatan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di Kampung Zakat, yang menjadi binaan dari Baznas Mamuju Tengah.
“Selain itu, dengan kunjungan ini, nantinya, masyarakat pelaku usaha dari Kampung Zakat mendapatkan kemudahan tersendiri dalam mendapatkan bantuan modal kerja perbankan” pungkas Hamzah.
(Fhatur Anjasmara)






