Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Waspada Potensi Gangguan Kamtibmas, Personil Diingatkan Tak Terlibat Politik Praktis

Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar saat memberikan arahannya dalam rapat kesiapan pengamanan tahap pemungutan suara Pemilu Tahun 2024 di Wilayah Polda Sulbar, Senin, 5 Februari 2024.

Mamuju, Katinting.com – Seluruh personil Sulbar diharapkan agar tetap waspada terhadap hal-hal yang menjadi potensi gangguan kamtibmas dan jangan sampai ikut serta ke dalam praktik politik jelang Pemilu 14 Februari mendatang.

“Waspadai hal-hal yang menjadi potensi gangguan kamtibmas dan jangan terlibat politik praktis,” kata Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar saat membuka rapat kesiapan pengamanan tahap pemungutan suara Pemilu Tahun 2024 di Wilayah Polda Sulbar, Senin, 5 Februari 2024.

Katanya, Pemilu merupakan agenda Nasional sebagai proses demokratis untuk memilih wakil rakyat atau pejabat pemerintah secara langsung. Pemilu menjadi mekanisme yang terpenting bagi keberlangsungan demokrasi agar rakyat dapat menentukan wakil-wakil mereka dalam lembaga perwakilan.

“Harapan bersama tentu pelaksanaan pemilu dapat berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

Olehnya itu, melalui kegiatan ini ia meminta  menyamakan persepsi dan pola tindak seluruh personel di lapangan, sehingga pelaksanaan pengamanan dapat berjalan aman dan lancar.

Berkaitan dengan hal tersebut diharapkan dapat mengetahui potensi-potensi gangguan apa yang akan terjadi, sehingga dalam pelaksanaan nantinya dapat mencegah dan pelaksanaan pemilu tahun 2024 dapat berjalan aman dan lancar.

Ada beberapa poin yang disampaikan Kapolda Sulbar dalam rapat tersebut diantaranya;

1. Kepada para peserta rapat agar lakukan pengawasan melekat kepada para anggota dalam pelaksanaan pengamanan untuk meminimalisir pelanggaran

2. Berikan arahan / app kepada anggota yang akan melaksanakan pengamanan.

3. Perhatikan betul situasi kamtibmas di lokasi tps, lakukan deteksi dini terhadap kemungkinan-kemungkinan adanya gangguan kamtibmas.

4. Tidak membawa senjata api, junjung tinggi netralitas dan jangan memihak kepada caleg manapun.

5. Pastikan personil fokus pada giat pengamanan TPS. Tidak perlu mencatat , mendokumentasikan serta mengomentari hasil penghitungan suara di TPS.

“Marilah kita berdoa semoga apa yang kita kerjakan pada kesempatan ini mendapat bimbingan dan petunjuk dari Allah Subuhanahu Wataalah, tuhan yang maha kuasa serta hasilnya dapat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara,” tutup Kapolda.

(*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat