
Mateng, Katinting.com – Berlubang dan berlumpur, serta berbatu, menjadi kondisi yang tak lazim dijalan yang menghubungkan antara Tobadak IV dengan Tobadak III, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah.
Karenanya warga di Tobadak IV, berharap kepada para pihak yang terkait, dapat memberikan perhatian guna memastikan kondisi jalan penghubung Tobadak IV dan Tobadak III tidak makin memprihatikan bagi warga yang menggunakan ruas ini, mengakses segala urusan rutinitas dan jalur distribusi komoditas mereka ke pusat ekonomi.
Warga Tobadak IV, mengemukakan bahwa perbaikan jalan penghubung antara Tobadak IV dan Tobadak III, memang adalah sepenuhnya tanggungjawab pemerintah, namun mereka juga menyadari kalau kondisi keuangan Pemkab Mamuju Tengah, belum cukup membiayai peningkatan jalan ini sepenuhnya.
Makanya warga berharap pada kondisi itu, pelaku usaha pengangkutan tandan buah segar (TBS), dapat berpartisipasi melakukan pembenahan pada jalur Tobadak IV dan Tobadak III dengan sesekali menyumbang timbunan berupa sirtu dibeberap titik yang memang kondisinya cukup parah.
“Kalau pelaku usaha angkutan TBS ini niat memperbaki jalan Tobadak IV dengan Tobadak III, maka tentu mereka bisa lakukan. Hanya saja masalahnya mereka tak peduli, sementara kerusakan yang cukup parah juga, kontribusi dari pelaku usaha angkutan TBS cukup besar dan ini mesti kita ingatkan kepada mereka,” sebut Umar pada Katinting.com.
Ia mengemukakan kalau pelaku usaha angkutan TBS ini bisa nyumbang satu sampai dua res sirtu, bukan tak mungkin jarak waktu tempuh dari dan ke Tobadak IV ditempuh hanya dalam bilangan menit saja.
“Bukan seperti sekarang ini, jarak Tobadak IV dengan Tobadak III ditempuh hingga nyaris satu jam dengan kendaraan roda empat. Tapi jika pelaku usaha angkutan TBS ini, mau menyumbang Sirtu, maka tentu akan sangat bagus bagi perawatan jalan ini,” ungkap Umar.
Katanya mengapa harus Sirtu, sebab Sirtu bisa membuat ruas jalan padat, kalau timbunan tanah merah,justru kondisi jalan makin berlumpur sebab saat ini, sedang musim hujan.
“Makanya kami sarankan menggunakan Sirtu, agar tak becek dan berlumpur kala musim hujan, kalau ini bisa diwujudkan maka tentu kami juga warga Tobadak IV akan merasa senang, jadi kami tak butuh di aspal kalai memang anggaran tak cukup, tapi kalau pengusaha angkutan TBS mau menyumbang sirtu maka jauh lebih bermanfaat,” tutup Umar.
(Mahfudz)






