Saat luapan air sungai Budong budong masuk wilayah Desa Pangalloang, maka akses penghubung dari dan ke Pangalloang, tergenang air, tidak terkecuali juga kepemukiman dan lahan produksi warga. (dok Fhatur Anjasmara)
banner 728x90

 

Mamuju Tengah, Katinting.com – Luapan air sungai Budong budong bagi warga yang berada di sekitar bantaran sungai, dalam beberapa tahun terakhir mulai menjadi persoalan baru bagi mereka, karena hampir setiap saat debit air sungai meningkat, air juga merangsek masuk kepemukiman warga, termasuk merendam lahan pertanian dan perkebunan mereka.

Karenanya bagi warga yang terdampak luapan sungai Budong budong, berharap tanggungjawab pemerintah kabupaten, guna memastikan pemukiman serta lahan yang menjadi sumber penghidupan mereka, tidak lagi terdampak banjir sungai Budong budong, agar komoditas yang mereka tanam di atas lahan mereka, dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik.

Baca juga : https://katinting.com/langganan-banjir-sungai-budong-budong-petani-pangalloang-minta-tanggung-jawab-pemkab/

Untuk itu, warga meminta kiranya bantaran sungai Budong budong, khususnya yang bersebelahan dengan Desa Pangalloang, Kecamatan Topoyo, dapat dibangun turap batu gajah, sebagai antipasi atau solusi banjir yang setiap saat menghajar lahan mereka serta pemukiman.

Akan tetapi Pemkab Mamuju Tengah, meresponnya, dengan hanya memberikan program normalisasi sungai yang akan berjalan tahun ini, paling lambat Desember nanti, yang anggarannya terbilang sangat kecil sebab hanya Rp.135 juta.

Hal ini terungkap, kala laman ini menghubungi Kepala Bappeda Mamuju Tengah Litha Febriani, Senin (22/11), katanya, penataan ruang bantaran sungai melekat langsung di lembaga teknisnya di Dinas PUPR Bidang PSDA, dan tahun ini, sudah ada program normalisasi sungai yang di siapkan.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Bappeda, laman ini langsung mengkonfirmasi ke Bidang PSDA PUPR Mamuju Tengah Takdir, dan ia membenarkan bahwa ada program normalisasi sungai Budong budong, yang di harapkan dapat menjadi salah satu solusi antisipasi banjir luapan sungai Budong budong, yang selama melanda beberapa wilayah di sepanjang bantaran sungai Budong budong.

“Kami sudah survey lokasinya, untuk pelaksanaan program normalisasi sungai, panjangnya kurang lebih 750 meter dengan nilai anggaran hanya Rp.135 juta, tapi tentu kami harapkan, ini solusi dapat menghindarkan wilayah Pangalloang dari banjir luapan sungai Budong budong” singkat Takdir.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan

Comment