Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Untuk Mengatasi Stunting Di Bontang, AH Sarankan Ini

Agus Haris Wakil Ketua DPRD Bontang. Foto (Ist).

BONTANG – Katinting.com. Permasalahan stunting masih menjadi perhatian bagi Pemkot Bontang sehingga mengintruksikan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyumbang 2 piring telur. Hal tersebut berlaku sejak tanggal 8 Agustus 2023.

Agus Haris Wakil Ketua DPRD Bontang menilai instruksi tersebut kurang tepat. Ia menyebut, kalau hanya telur saja yang diberikan kepada balita yang berisiko stunting, tentu gizi lainnya tidak tercukupi. Berbeda kalau penanganan stunting dianggarkan langsung menggunakan APBD.

“Kalau menggunakan APBD tentu bisa diimbangi dengan pemberian susu, daging serta makanan penyeimbang gizi lainnya,” ujarnya saat ditemui, Kamis (17/8/2023).

Kata dia, Pemkot Bontang seharusnya menganggarkan melalui APBD Perubahan yang belum di sah kan, sehingga pemkot masih memiliki waktu untuk merubah beberapa mata anggaran untuk diganti dengan yang prioritas seperti pencegahan dan penanganan stunting di wilayah kota Bontang.

“Lebih baik langsung anggarkan saja, jadi OPD teknis tinggal menjalankan programnya. Menurut saya salah kaprah jika OPD diwajibkan sumbang telur mengingat APBD sudah cukup besar,” terangnya.

Selain menggunakan APBD, AH sapaan Agus Haris menyarankan pemkot mengandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Bontang untuk menangani stunting, agar dapat menyasar seluruh keluarga yang rentan mengalami stunting.

“Di Bontang banyak perusahaan, tinggal dibagi di wilayah masing-masing buffer zone. Dinkes dan Dinsos bisa mendata ulang, jadi bantuan tepat sasaran,” tutupnya. (Adv)

Share: