Mamuju, Katinting.com – Pemprov Sulbar mengambil langkah strategis dengan merancang pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kemampuan daerah dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan membangun sistem pangan yang lebih mandiri dan tahan lama (resilien).
BACA JUGA: Ditlantas Polda Sulbar Tetapkan Bulan Tertib Helm, Ajak Masyarakat Patuh Berlalu Lintas
Rancangan forum tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antara Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar dan Dinas Pangan Sulbar, Jumat (9/1). Pertemuan ini dihadiri Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Hasanuddin, dan Plt. Kepala Dinas Pangan Sulbar, Adnan.
Pembentukan forum ini merupakan implementasi dari prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulbar yang dipimpin Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, serta penjabaran amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
“Koordinasi ini krusial untuk memastikan kemandirian pangan Sulbar tetap kokoh. Forum ini akan menjadi wadah integrasi kebijakan lintas sektor, selaras dengan visi pimpinan daerah untuk menyejahterakan petani dan menjaga stabilitas harga pangan di tengah ketidakpastian iklim,” jelas Hasanuddin.
Adnan menambahkan, tantangan ketahanan pangan saat ini telah berevolusi. Tidak hanya soal meningkatkan produksi, tetapi juga mencakup, mitigasi dampak perubahan iklim terhadap pertanian, kesiapsiagaan dan pemulihan pascabencana, penguatan sistem logistik dan distribusi pangan, dan penyempurnaan sistem data dan early warning krisis pangan.
Dalam forum yang dirancang, Bapperida Sulbar akan berperan sebagai koordinator strategis yang mengintegrasikan perencanaan pembangunan dengan kebijakan pangan, khususnya dalam merespons tantangan yang bersifat kewilayahan dan lintas kabupaten.
Sebagai tindak lanjut, hasil koordinasi dan rencana detail pembentukan forum ini akan segera dilaporkan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, pada Senin (12/1). Langkah ini untuk mendapatkan arah kebijakan yang lebih definitif sebelum forum diresmikan dan dioperasionalkan.
Dengan adanya forum ini, Sulbar berupaya membangun sistem ketahanan pangan yang lebih terpadu, responsif, dan mampu melindungi masyarakat dari gejolak yang mengancam ketersediaan pangan pokok. (*/AR)






