banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Salah satu warga Mamuju mengaku kehilangan uang dalam tabungannya di BRI Cabang Mamuju, sebesar 756 ribu.

Fahrizal mengetahui uangnya berkurang, bermula saat sang istri melakukan pengecekan sisa saldo di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) saat berada di Tarailu, Kecamatan Sampaga.

Dijelaskan, uang yang ada di ATM Rp78.722.000, setelah besoknya ke Mamuju dia cek lagi, tiba-tiba ia merasa kaget, sebab saldonya menjadi Rp77.222.300, ada selisih yang berkurang sebesar Rp756 ribu.

Setelah melakukan cetak rekening Koran, data transaksi senilai yang hilang tidak pernah dilakukan.

“Cuma ini transaksi yang saya tau, sebelum-sebelumnya saya tidak tau, apakah ada yang terpotong atau tidak,” ucapnya sambil menunjukkan rekening koran milikinya.

Peristiwa itu pun sempat ia laporkan ke pihak Bank BRI Cabang Mamuju. Dan mendapatkan keterangan uang yang keluar tersebut melalui Mesin EDC (Electronic Data Center), yaitu mesin yang digunakan untuk menerima transaksi pembayaran dengan beragam jenis kartu.

“Istriku itu bawa ATM ke Tarailu tidak ada mesin EDC disana karena jaringan saja susah disana,” jelasnya.

Kata Fahrizal, ini bukan pada soal sedikit atau banyaknya saldo yang hilang, tapi ini tentang kepercayaan. Ia juga takut kejadian yang sama akan terulang kepadanya dan dengan jumlah yang lebih besar.

“Jangan sampai Rp756 ini saya tidak percaya lagi dengan kepada BRI, jangan sampai ini yang kemudian hari lebih banyak lagi, sedikit-sedikit diambil, tadi kutarik semua uang,” ucapnya.

Terpisah, Customer Service BRI Mamuju, Dirvan Wahyudi menanggapi hal tersebut menyebutkan perihal kehilangan saldo rekening nasabah akan dilaporkan ke Kantor Pusat untuk kemudian diambil langkah selanjutnya.

“Untuk mengetahui hal itu secara terperinci, kami harus melapor ke kantor pusat terlebih dahulu, karena yang punya sistem dan wewenang ialah kantor pusat BRI dan kami telah laporkan permasalahan ini, kami masih menunggu konfirmasi dari kantor pusat terlebih dahulu, paling cepat 2 hari waktu kerja, paling lambat 14 hari waktu kerja,” pungkas Dirvan Wahyudi.

(Anhar/Edo)

Bagikan
Deskripsi gambar...

61 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here