
Pasangkayu, Katinting.com – Satu pasien warga Pedanda, kecamatan Pedongga, kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat dinyatakan positif corona, pansus covid-19 DPRD Pasangkayu menilai satgas covid-19 kabupaten Pasangkayu kurang serius dalam pencegahan.
Pernyataan iti disampaikan ketua pansus covid-19 DPRD Pasangkayu, Herman Yunus, Selasa, 3 November 2020 melalui sambungan telpon seluler.
Sebelumnya, melalui kadis Kesehatan Pasangkayu, Samhari menyampaikan kepada media, Senin, 2 November 2020, bahwa satgas covid-19 kabupaten Pasangkayu melakukan tes swab sedikitnya 27 warga desa Pedanda, kecamatan Pedongga, kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Hal itu dilakukan sebab seluruh warga yang diambil sampel darahnya tersebut diduga terjadi kontak langsung dengan pasien yang terkonfirmasi positif corona.
Herman Yunus menilai kasus tersebut terjadi sebab penanganan dan pencegahan yang dilakukan satuan tugas covid-19 kabupaten Pasangkayu dianggap tidak termapping (terpetakan) dengan baik.
Padahal, awal terjadi bencana non alam ini melanda hampir seluruh negeri, penanganan yang dilakukan satgas covid-19 di daerah ini, saat itu dinilai cukup baik.
Namun lanjut Herman, akhir-akhir ini, justru terbalik. Sebab, penanganan pencegahan corona semakin kendor. Ia menganggap satgas covid-19 kabupaten Pasangkayu kurang serius.
“Saya melihat skrining penanganan pencegahan (covid-19) yang dilakukan (satgas covid-19) sangat lemah, padahal anggarannya cukup besar. Saharusnya, anggaran sebegitu besar, maka bentuk-bentuk pencegahan makin maksimal sesuai anggaran,” anggapan Herman.
AB






