Mamuju, Katinting.com – RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar In House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Ruang Pertemuan Lantai 3 RSUD Sulbar, Rabu (6/8).
Pelatihan ini menjadi langkah strategis rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi tenaga medis garda terdepan untuk menangani kondisi darurat seperti henti napas dan henti jantung.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Bidang Keperawatan RSUD Sulbar melalui Sub Bidang Bina Diklat Keperawatan ini diikuti oleh dokter umum serta perawat dari unit IGD, ICU, ICVCU, PICU, dan NICU.
Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber berpengalaman, dr. Mulawardi, Sp.An, M.Kes, bersama Tim Code Blue RSUD Sulbar.
Bantuan Hidup Dasar merupakan keterampilan vital bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pertolongan pertama pada pasien yang mengalami kegawatdaruratan medis. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Melakukan resusitasi jantung paru (RJP) dengan tepat
- Menangani kasus henti napas atau henti jantung secara cepat
- Berkoordinasi efektif dalam tim penyelamat pasien
Direktur RSUD Sulbar, dr. Hj. Marintani Erna Dochri, menegaskan, pelatihan ini adalah bagian dari komitmen rumah sakit untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dan keselamatan pasien.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga medis memiliki keterampilan dan kesiapan yang optimal dalam menghadapi situasi darurat. Keselamatan pasien adalah prioritas utama kami,” ujarnya.
Dengan pelatihan rutin seperti ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berharap kualitas layanan kegawatdaruratan semakin meningkat, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas. (*)






