Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

RSUD Sulbar dan PPNI Edukasi Masyarakat tentang Etika Batuk dan Kebersihan Tangan di Hari Perawat Internasional

Foto bersama PKRS RSUD Sulbar dan PPNI usai sosialisasi. (Ist.)

Mamuju, Katinting.com – Memperingati Hari Perawat Internasional 2025, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) bersama PKRS RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar sosialisasi pentingnya etika batuk dan kebersihan tangan bagi pasien dan pengunjung rumah sakit. Kegiatan yang berlangsung di ruang tunggu Rekam Medik ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. (15/5)

Iin Fitria Handayani, S.Kep.Ns, sebagai pemateri utama, menekankan, kebersihan tangan dengan sabun/antiseptik di air mengalir atau handrub berbasis alkohol wajib dilakukan untuk mencegah infeksi silang.
Kemudian, Etika batuk yang benar: tutup mulut/hidung dengan tisu/siku, gunakan masker (diganti setiap 4-6 jam), dan cuci tangan setelahnya.
Selanjutnya, perilaku di rumah sakit: pakai masker, jaga kebersihan diri, dan hindari aktivitas seperti menjemur pakaian di area fasilitas kesehatan.

“Tangan adalah media penularan mikroorganisme. Kebersihan tangan adalah tanggung jawab setiap individu,” tegas Iin.

Kegiatan ini tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengadakan sesi tanya jawab dengan hadiah bagi peserta aktif. Seorang pengunjung, Ibu Siti, mengaku terbantu, “Saya baru paham cara cuci tangan yang benar dan pentingnya etika batuk. Ini sangat berguna untuk sehari-hari.”

Acara ini sejalan dengan tema Hari Perawat Internasional 2025, “Our Nurses. Our Future. The Economic Power of Care.” PPNI RSUD Sulbar berharap, edukasi semacam ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan penyakit menular sekaligus menghargai peran perawat dalam layanan kesehatan. (*)

 

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat