Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Investor Usaha Kelapa Dalam Minta Dukungan Pemprov Sulbar, Wagub Sulbar Salim S Mengga; Kami siap menerima siapapun investor yang masuk, patuhi regulasi

Palu, Katinting.com – Salah satu potensi komoditas Sulbar yang bisa memberikan kontribusi besar pada kesejahteraan masyarakat, adalah investasi pengolahan kelapa dalam.

Untuk itu, Asosiasi Pengolahan Kelapa Dalam meminta dukungan kepada pemerintah provinsi Sulbar, melalui Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar Salim S Mengga, untuk memberikan kesempatan berusaha menanamkan investasi usaha kelapa dalam.

Saat diterima Wagub Sulbar di Swissbelt Hotel, Palu, Sulteng, pelaku usaha kelapa dalam yang akan berinvestasi di Sulbar adalah Lukman Said, mengutarakan bahwa ada pemodal yang siap menggelontorkan modalnya ke Sulbar untuk usaha Kelapa Dalam.

Katanya, investasi kelapa dalam ini, bentuknya adalah kemitraan, dimana mulai dari bibit sampai pabrik disiapkan investor, petani atau masyarakat hanya menyiapkan lahan

“Jadi bentuknya kemitraan, ini tadi sudah saya sampaikan pada Pak Wagub Sulbar saat kami bertemu” kata Lukman Said.

Sebab itu, dengan dukungan Wagub Sulbar ini, pihaknya akan segera menyiapkan segala sesuatu yang menjadi sarana prasarana berusaha, termasuk kemudian memastikan kepatuhan pada regulasi berusaha.

“Kami tentu akan memerhatikan semua, regulasi yang menjadi paying hukum kami berinvestasi di Sulbar, agar tidak ada yang dirugikan ke depan” jelas Lukman.

Sementara itu Wagub Sulbar Salim S Mengga, pada prinsipnya memberikan dukungan, Ia menuturkan kita butuh investor yang dapat berkontribusi membangun Sulbar.

“Kita siapkan regulasinya,sosialisasinya kita kuatkan, agar tidak ada kesalahpahaman dengan masyarakat, kita minta masyarakat jangan menolak investasi, sebab kita butuh biaya untuk membangun daerah ini” tutur Salim.

Ia pun menambahkan, kita ajar masyarakat jangan alergi pada investasi, kita punya PAD kecil, dan hanya dengan bekerja dan menerima investor kita bisa mendapatkan pembiayaan untuk pembangunan.

“Dan investasi usaha kelapa dalam ini, sangat menguntungkan, kita punya potensi, ada dua kabupaten berdasarkan survey mereka, yakni Polman dan Majene, sisanya Mamuju dan Pasangkayu, kita beri investor mengelola itu dengan pola kemitraan” imbuh Salim. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat