Mamuju, Katinting.com – Akhirnya, setelah menanti selama puluhan tahun, 24 sekolah taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Mamuju mengalami perubahan status dari swasta menjadi sekolah negeri di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Mamuju.
Ceremony persemian perubahan status TK tersebut dilakukan di Gelanggang Olah Raga (GOR), yang juga menjadi kantor sementara Dinas Pendidikan, dan dihadiri oleh Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi.
Dalam arahannya, Sutinah menyampaikan ucapan selamat kepada sekolah-sekolah yang telah mengalihkan statusnya menjadi sekolah negeri. Menurutnya, hal ini merupakan kemajuan karena memudahkan intervensi kebijakan untuk setiap sekolah yang telah menjadi negeri. Selain itu, dengan status negeri, para tenaga pengajar di sekolah tersebut akan memiliki kesempatan yang sama dengan guru lain untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Banyak guru swasta yang bertanya kepada saya mengenai PPPK. Hari ini, dengan perubahan status sekolah menjadi negeri, guru-guru tersebut dapat mendaftar PPPK,” ungkap Sutinah.
Dihadapan ratusan guru yang hadir dalam acara tersebut, Sutinah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju memprioritaskan pembangunan kebutuhan dasar, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
Hj. Sahriani, Spd, dari TK Pembina Pertiwi Tommo, Desa Rante Mario, mengungkapkan rasa lega dan syukurnya atas perubahan status sekolah yang telah dinanti selama puluhan tahun. Ia bersama para guru honorer di sekolah yang telah berdiri sejak 17 tahun lalu, telah lama mendambakan perubahan tersebut. Dalam kepemimpinan bupati saat ini, impian mereka akhirnya terwujud.
“Terima kasih kami sampaikan, karena kami telah lama merasa diabaikan. Sekarang, sebagai sekolah negeri, kami memiliki kesempatan yang sama dengan sekolah lainnya,” kata Sahriani dengan penuh rasa syukur. (adv)






