Laman putusan MA. (Net)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terkait klaim kepemilikan pulau Bala-balakang.

Hal tersebut diketahui dari laman Informasi Perkara Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor register 12 P/HUM/2022. Tanggal putus 10 Maret 2022, dengan amar putusan PERMOHONAN HUM TIDAK DITERIMA.

Anggota DPRD Sulbar, Muh Hatta Kainang, SH., juga tim terpadu soal Bala-balakang menyampaikan rasa syukur karena gugatan klaim Kaltim soal Bala-balakang tidak diterima.

“Kita akhirnya bersyukur karena majelis hakim MA perkara uji materi tentang permendagri batas wilayah dalam perkara no .12/P/HUM/2022, akhirnya diputus gugatan gubernur Kaltim Irzan Noor dinyatakan tidak dapat diterima alias NO artinya gugatannya tidak memenuhi syarat formal,” kata Hatta Kainang. Minggu (13/3/2022).

Lanjut kata Hatta, ini kesyukuran buat kita Sulbar karena rencana untuk mengklaim wilayah secara konstitusional tidak terjadi. Putusan ini sudah dilansir dalam info perkara MA tannggal 10 Maret 2022 yang menjadi situs resmi Mahkamah Agung.

“Dari proses ini jelas Sulbar tetap kukuh sebagai pemilik wilayah dan kita Sulbar tetap waspada karena tidak menutup peluang Gubernur Kaltim akan menggugat lagi ke MA dengan Permendagri yang baru,” ucapnya.

Namun itu, Lanjut kata Hatta, tapi jelas Mendagri sudah punya data-data valid karena tim terpadu beberapa waktu yang lalu sudah menyerahkan dokumen-dokumen soal Bala-balakang.

Tugas selanjutnya adalah bagaimana komitmen kita terkait proses pembangunan di Sulbar yang menjadi tanggung jawab dan tentu desakan aspirasi mahasiswa dan masyarakat beberapa waktu yang lalu sinergitas Pemprov Sulawesi Barat dan Pemkab Mamuju mutlak terjadi, imbuhnya.

(ADV/Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here