
Mateng, Katinting.com – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman (UNMUL) Kota Samarinda, yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menghadirkan paket program Posyandu Remaja yang tentu baru pertama kali dilaksanakan di Mamuju Tengah.
Locus kegiatan program Posyandu Remaja ini, dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNMUL dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, angkatan 47 kelompok Nasional 7, bertempat di Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.
Kepada laman katinting.com, salah seorang mahasiswa peserta KKN di Desa Kabubu, Nur Wahyidillah, mengemukakan bahwa pemilihan program posyandu remaja dalam pelaksanaan KKN ini, karena di Desa Kabubu, sudah ada terbentuk Posyandu sebelumnya Posyandu Balita dan Posyandu Lansia.
Sebab itu, kami ingin memastikan di desa ini, adanya pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan (continuum of care), terhadap seluruh tahapan siklus hidup manusia sesuai dengan Keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015 sebagai dalil kami Mahasiswi KKN Universitas Mulawarman melakukan kerja sama dengan pihak Puskesmas agar dapat membentuk sebuah Posyandu Remaja di Desa Kabubu.
“Tidak hanya sebagai pelayanan yang terintegrasi, tetapi Posyandu Remaja ini dibentuk sebagai wadah untuk memfasilitasi remaja dalam memahami permasalahan kesehatan remaja yang sangat kompleks dari sisi kesehatan tubuh dan tumbuh kembang remaja itu sendiri” ungkap Nur Wahyidillah.
Adapun sasaran kegiatan pada Posyandu Remaja, meliputi Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS), Kesehatan Reproduksi Remaja, Masalah Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (Napza), perkembangan Gizi Remaja, Aktivitas fisik pada Remaja, Penyakit Tidak Menular (PTM), serta pencegahan kekerasan pada Remaja.
“Tentu dengan kehadiran Posyandu Remaja ini, akan semakin meningkatkan kesadaran para remaja dalam memahami betapa penting kemudian arti kesehatan bagi mereka, karena di Posyandu Remaja, mereka para remaja nantinya, mendapatkan informasi secara sistematis, terkait persoalan kesehatan bagi mereka, sebab itu, kami juga lansung membetuk Kelompok Kader Posyandu Remaja” jelas Nur Wahyidillah.
Terpisah, salah seorang Bidan dari Puskesmas Topoyo, ibu Surni, memberikan apresiasi yang luar biasa atas program yang ditelorkan peserta KKN Mahasiswa dari UNMUL, karena kegiatan pembentukan Posyandu Remaja, adalah program yang kali pertama ada di Mamuju Tengah.
“Tentu ini, adalah sebuah terobosan yang berkemajuan telah dilakukan oleh peserta KKN Mahasiswa UNMUL yang kebetulan memilih Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, sebagai locus pelaksanaan kegiatan KKN mereka, sehingga memberikan hal yang baru bagi desa ini” ujar Bidan Surni.
Tentu dengan kehadiran Posyandu Remaja yang digagas oleh Mahasiswa UNMUL ini, bisa menjadi wadah bagi para remaja di Desa Kabubu, dalam memastikan terjaminnya kesehatan mereka, sebagai aset generasi kita.
“Dan ini bisa menjadi role model atau contoh bagi desa lain di Mamuju Tengah” pungkas Bidan Surni.
(Fhatur Anjasmara)






