Pj. Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh saat menghadiri Rakor Implementasi Transformasi Kesehatan di Ball Room Hotel d' Maleo, Mamuju.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI)  melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) menggelar Implementasi Transformasi di Ball Room Hotel d’ Maleo, Mamuju, 12 – 15 September 2023.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Direktorat Pengendalian Penyakit Kemenkes RI sebagai pembina wilayah Provinsi Sulbar.

Kegiatan ini dihadiri  Dirjen Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kemenkes, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, dan sejumlah pemangku kepentingan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Sulbar.

Dirjen P2P, Dr. Maxi Rein Rondonuwu menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap kondisi Sulbar dalam penanganan stunting, pemenuhan imunisasi dasar lengkap, serta realisasi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas.

Katanya, Rakor Implementasi Transformasi ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Sulbar.

“Dengan komitmen dari berbagai pihak, diharapkan Sulbar dapat mencapai pencapaian yang signifikan dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang dihadapi,” ujarnya.

Dia menyampaikan, Kemenkes menginisiasi enam transformasi di bidang kesehatan. yang akan dilakukan, yakni transformasi Layanan Primer, Layanan Rujukan, Sistem Ketahanan Kesehatan, Sistem Pembiayaan Kesehatan, SDM Kesehatan, dan Teknologi Kesehatan.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh yang membuka acara ini  menyampaikan komitmen Pemprov Sulbar dalam menangani masalah stunting melalui program Akselerasi 4 masalah Plus 1.

“Lima aspek utama yang menjadi fokus program ini mencakup intervensi stunting, perkawinan anak, penanggulangan kemiskinan ekstrem, pencegahan anak putus sekolah, dan pengendalian inflasi,” tutupnya.

(*)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here