
Mateng, Katinting.com – Satu kaluarga yang menetap di Dusun Bangun Rejo, Desa Salupangkang 1, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, dari keluarga miskin, mulai mendapatkan perhatian sejumlah pihak.
BACA JUGA : Keluarga ini, Hidupnya Benar-benar Miskin, Pun Ditinggalkan PKH, BST dan BLT DD
Melalui lintas koordinasi instansi terkait, oleh Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju Tengah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Mamuju Tengah, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Penataan Kawasan Pemukiman (DPRPKP) Mamuju Tengah, maka disepakati keluarga Nurhayati akan dibangunkan satu unit rumah layak huni.
Kepada Katinting.com, Ketua Baznas Mamuju Tengah, Hamzah, Jumat (05/06), menuturkan bahwa menyikapi penanganan terhadap keluarga Nurhayati, warga miskin yang berdiam di Salupangkang Satu ini, pihaknya beserta dengan instansi terkait sudah bertemu dan menghasilkan satu keputusan berupa penyediaan rumah layak huni bagi Keluarga Nurhayati.
“Hanya saja kendalanya saat ini, adalah kesiapan lahan, sebab memang keluarga ini tak punya lahan sama sekali, sehingga itu yang sedang kami pikirkan sama sama saat ini,” sebut Hamzah.
Olehnya salah satu solusi yang akan diambil berdasarkan hasil pertemuan koordinasi lintas instansi terkait, adalah mempertimbangkan usulan dari Kepala Dinsos Mamuju Tengah, dimana untuk pengadaan lahan, rencananya akan dilakukan open donasi yang jumlahnya dapat dibuat mendapatkan lahan untuk lokasi pembangunan rumah bantuan pada keluarga Nurhayati.
“Jadi itu salah satu solusi yang masuk pertimbangan kami saat ini, sembari masih membuka pertimbangan lain, sebagai upaya mendapatkan lahan untuk membangunkan rumah layak huni bagi keluarga Nurhayati, karena untuk anggaran pembangunan rumahnya memang sudah siap,” beber Hamzah.
Untuk itu, Ia berharap semoga ada empati dari masyarakat yang lain, guna memudahkan keluarga Nurhayati mendapatkan lahan yang dapat menjadi tempat membangunkan rumah.
“Sehingga Nurhati bersama keluarganya, bisa berpindah dari tempatnya saat ini, kerumah layak huni,” pungkas Hamzah.

(Mahfudz)






