
Pasangkayu, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, melalui Dinas Kesehatan menggelar Pertemuan Advokasi, Sosialisasi dan Pelatihan Singkat Kegiatan Intensifikasi Penemuan Kasus Kusta dan Frambusia melalui kampanye eliminasi Kusta dan Eradikasi Frambusi.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pola kantor bupati tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekda Pasangkayu, Makmur, Senin (13/8).
Bupati Pasangkayu dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Sekda mengatakan bahwa sebagai Negara yang beriklim tropis, Indonesia masih beresiko terhadap penyakit kusta dan frambusia.
Karena itu, Pemerintah terus berupaya melakukan pengendalian kasus ini melalui program pencegahan dan pengendalian penyakit Kusta dengan target mencapai pada tingkat Provinsi pada Tahun 2019 dan menurunkan angka cacat pada kasus baru menjadi 1/1Juta penduduk pada Tahun 2020. Sedangkan target Program Frambusia adalah eradikasi di Tahun 2020.
Namun demikian, program Nasional pencegahan dan pengendalian Kusta ini menemui kendala seperti dukungan kebijakan dan kemitraan, penemuan dan penatalaksanaan kasus, peningkatan kapasitas petugas, pemberdayaan masyarakat dan orang yang pernah mengalami kusta serta pengobatan pencegahan.
Untuk itu, melalui kampaye eliminasi Kusta dan Frambusia, diharapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta mampu menghasilkan rekomendasi maupun alternatif solusi terhadap berbagai persoalan kusta dan frambusia di Kabupaten Pasangkayu.
Keberhasilan advokasi dan eliminasi kasus kusta dan frambusia merupakan tanggungjawab bersama. Kata Bupati dikutip dalam sambutannya.
Seluruh stakeholder terkait agar terus meningkatkan peran aktif dalam mendukung program Nasional ini, baik kebijakan maupun dukungan sumber daya yang diperlukan. Pesan Bupati.
Dalam materi Kepala Dinas Pasangkayu, Dr. Alif Satria mengungkapkan, pemerintah dalam hal ini Dinas kesehatan, terus meningkatkan usaha untuk menemukan dan mengatasi kasus kusta dan frambusia di kabupaten Pasangkayu dan sekitarnya.
Salah satu langkah yang ditempuh Dinkes Pasangkayu untuk menemukan dan mengeliminasi kasus penyakit tersebut adalah dengan menggelar advokasi, sosialisasi dan pelaksanaan intensifikasi penemuan kasus kusta dan frambusia melalui kampaye eliminasi kusta dan eradikasi frambusia.
Untuk diketahui, acara sosialisasi tersebut di selenggarakan selama dua hari, 13-14 Agustus, dimana pertama untuk advokasi dan sosialisasi dan dihari kedua pelatihan singkat para petugas kesehatan dalam pemeriksaan kusta dan frambusia.
(Ndi/Anhar)






