Pj Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh. (*)
banner 728x90

Mamuju, katinting.com – Pj. Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi dan Kabupaten se-Sulbar, di Grand Maleo Hotel Mamuju, pada Kamis, 29 Februari 2024.

Acara tersebut juga diselenggarakan sekaligus dengan penyerahan Penghargaan Kabupaten Peduli HAM. Turut hadir dalam acara ini Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Badan Intelijen Daerah Provinsi Sulbar, Perwakilan Bupati se-Sulbar, Perum Bulog, TIPD Provinsi dan Kabupaten, tim TP2DD, serta perwakilan perbankan.

HLM ini menjadi forum bagi semua stakeholder untuk mengambil peran dalam mengatasi inflasi dan merumuskan kebijakan untuk perluasan dan percepatan digitalisasi daerah.

Dalam upaya pengendalian inflasi, Prof. Zudan menjelaskan perlunya pengecekan harga pangan secara rutin di pasar untuk menjaga inflasi agar tetap berada pada angka yang ideal, yakni 1-2 persen. Saat ini, inflasi Sulbar pada Januari 2024 mencapai 2,25 persen yoy.

“Kita harus bekerja sama dalam mengatasi inflasi, melalui berbagai upaya seperti gerakan pasar murah, gerakan menanam, fasilitas distribusi pangan, dan pemberian subsidi pangan,” ungkap Prof. Zudan.

Prof. Zudan juga mendorong agar seluruh stakeholder mengantisipasi lonjakan harga komoditas pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Dalam hal ini, ia menyoroti pentingnya optimalisasi penyaluran bantuan beras pemerintah serta ketersediaan stok beras yang mencapai 99,55 ton saat ini.

Selain itu, kabupaten juga dapat memanfaatkan dana BTT APBD Pemprov sebesar 20 miliar saat terjadi lonjakan harga di daerah masing-masing.

Pada kesempatan HLM ini, Kepala Biro Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulbar, Hamdani Hamdi, menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua stakeholder. Ia juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi terkait kenaikan harga pangan akibat pergeseran musim panen akibat El-Nino.

“Diharapkan kerjasama seluruh stakeholder dalam mengambil langkah antisipatif, terutama menjelang hari besar keagamaan, di mana pola konsumsi masyarakat cenderung meningkat,” tambahnya.

Pada HLM tersebut, PJ Gubernur Sulbar, Prof. Zudan, juga memberikan arahan terkait percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, serta melakukan penyerahan penghargaan kabupaten peduli HAM. (adv)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here