M. Natsir saat pimpin rapat Tim TPID Sulbar
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengadakan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti arahan Pj. Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, di Ruang Rapat Inspektorat Lt. 2, Kantor Inspektorat Sulbar, pada Rabu, 28 Februari 2024.

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris TPID Sulbar, Hamdani Hamdi, menghadirkan Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, sebagai narasumber.

Pertemuan ini dihadiri oleh Inspektur Sulbar, M. Natsir, Perwakilan BI, Dinas Ketahanan Pangan, DKP, Dinas Koperindag, Dinas TPHP, dan Biro Ekbang.

Dalam rapat tersebut, Inspektur Sulbar, M. Natsir, menekankan pentingnya pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Kita melakukan pengendalian, fasilitasi, serta stabilisasi harga menjelang HBKN,” ungkap Natsir.

Natsir menjelaskan bahwa dalam Reformasi Birokrasi, pengendalian inflasi merupakan salah satu model tematik yang harus ditangani oleh pemerintah, bersama dengan penurunan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi administrasi pemerintah, dan TKDN.

“Program pemerintah daerah ini harus dilaksanakan secara maksimal,” tambahnya.

Natsir juga menggarisbawahi pentingnya tahapan dalam penanganan inflasi, mulai dari instalasi dengan regulasi yang tepat, implementasi dengan perencanaan yang baik, hingga monitoring, evaluasi, dan optimalisasi yang berdampak pada masyarakat.

“Diharapkan semua TPID, terutama di kabupaten, bekerja keras untuk menekan inflasi melalui operasi pasar dan melaporkan semua kegiatan intervensi dengan baik, serta menjaga ketepatan dan akurasi data,” tegasnya.

Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang komprehensif, termasuk perencanaan dan intervensi teknis maupun harga.

“Kerja keras diperlukan agar semua TPID, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, dapat bekerja secara maksimal,” pungkasnya.

(*/ed:Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here