Gerakan pangan murah di Anjungan Pantai Manakarra, dipadati ibu-ibu. (Dok. Zulkifli)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan Sulbar menggelar gerakan pangan murah di Anjungan Pantai Manakarra, Rabu (23/11/22).

Gerakan pangan murah yang merupakan kegiatan dari Badan Pangan Nasional difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan Sulbar dilaksanakan hingga esok hari, Kamis (24/11/22) di Anjungan Pantai Manakarra.

Kadis Ketahanan Pangan Sulbar, Waris Bestari menuturkan pihaknya menyiapkan 15 ton sembilan bahan pokok (Sembako) yang akan dipasarkan selama dua hari.

“Harganya dibawa harga pasar. Rata-rata Rp1000 sampai Rp2.500 perbedaan harganya. Bahkan ada sampai Rp5.000,” sebut Waris.

Dia menuturkan dengan adanya bantuan alokasi anggaran dari Badan Ketahanan Pangan Nasioal, Ketahanan Pangan Sulbar bakal rutin menggelar kegiatan tersebut guna menekan harga Sembako dalam rangka menyambut perayaan Natal dan tahun Baru.

“Harapan kami distributor tidak seenaknya menaikkan harga, makanya kita perlu transparansi apalagi pusat memberikan kita peluang bahwa akan dibantu transportasi kalau tiba-tiba ada gejolak,” katanya.

Sementara itu, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono, menjelaskan gerakan pangan murah ini meliputi Sembako.

“Gerakan pangan murah ini dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan dari tingkat konsumen maupun di produsen, khusunya inflasi pangan,” sebutnya.

Dia menyebutkan secara Nasioanl, Badan Pangan Nasional mengalokasikan anggaran sebesar 20 miliar untuk seluruh provinsi di Indonesia dengan harapan gerakan pangan murah terus dilaksanakan secara masif jelang Natal dan Tahun baru 2023.

“Sulbar juga kita kasi anggaran yang cukup memadai agar ini bisa dilaksanakan rutin sampai akhir tahun. Untuk Sulbar mungkin sekitar 500 sampai 600 juta yang bisa dimanfaatkan sampai akhir tahun,” ujarnya.

Sekretaris Provinsi Sulbar (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris yang membuka kegiatan itu menuturkan gerakan pangan murah ini sangat elementer untuk sulbar yang saat ini berusaha untuk menekan inflasi dari sektor pangan.

“Sehingga apa yang kita harapkan dengan adanya gerakan pangan murah hari ini, mudahan-mudahan kita bisa menyelesaikan inflasi pangan,” kata Idris.

Dia mengungkapkan dengan adanya gerakan pangan ini membuat satu model jika ada permasalahan di terkait pangan, sudah ada badan ketahanan pangan nasional yang akan menjadi mitra strategis untuk membangun ketangguhan pangan.

“Seperti yang tadi disampaikan, tantangan kita pada distribusi dan stabilisasi harga. itu perlu kita perhatikan sehingga jangan sulbar menjadi inflasinya tinggi karena pangan,” pungkasnya.

Berikut rincian harga Semabako di Gerakan Pangan Murah:

Cabe Rawit – Rp26.000/kg
Bawang Merah – Rp36.000/kg
Cabai Keriting – Rp17.000/kg
Beras Prmium – Rp42.500/5kg
Beras Medium – Rp55.000/5kg
Telur Ayam – Rp44.000/rak
Ayam Potong – Rp59.000/Kg
Gula Kosumsi – Rp13.500/kg
Cabai Merah Besar – Rp17.000/kg
Minyak Goreng – Rp13.000 /L

(Zulkifli)

Bagikan

Comment