
Mamuju, Katinting.com – Tremor dengan maghnitudo 6,2, dengan episentrum diwilayah Deking, Kecamatan Malunda, Majene, mengguncang Mamuju dan Majene, pada Jumat dinihari (15/1) pukul 02.29 wita, membuat kerusakan sejumlah fasilitas pemerintah, swasta dan masyarakat, bahkan merenggut korban jiwa hingga puluhan orang.
Akibatnya, sejumlah sentra pemenuhan kebutuhan publik di Mamuju dan Majene, mengalami lumpuh total, seperti listrik padam, jaringan internet down, pusat ekonomi tak bergeliat, membuat masyarakat terdampak gempa khususnya di Mamuju, karena akses Mamuju Majena tertutup longsor.
Karenanya, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), segera mengambil langkah taktis dan strategis guna memastikan kelumpuhan sejumlah SPBU di Mamuju segera dapat beroperai dan melayani konsumen, dengan cara mengawal distribusi pasokan BBM kesejumlah SPBU dalam kota Mamuju, Sulawesi Barat dan wilayah Majene yang menjadi pusat episentrum gempa bumi.
Saat ditemui, Ketua Hiswana Migas, Sulawesi Barat, Sahrul Sukardi, Sabtu (16/1), mengemukakan bahwa melalui komunikasi antar semua pengusaha SPBU di Sulawesi Barat, maka Hiswana Migas, memastikan bahwa pasokan BBM untuk daerah terdampak bencana gempa tetap akan dipenuhi.
“Karenanya, salah satu cara memastikan distrubusi dari depot hingga SPBU, Hiswana Migas mengawal proses distrubusi dengan cara, melengkapi alat berat dibeberapa titik, yang akan dilewati kendaraan distribusi BBM, sehingga bila terjadi lonsor, maka segera bisa tertangani,” ungkap Sahrul.
Selain itu, sebab beberapa titik tempat beroperasinya SPBU terjadi pemadaman, maka Hismawa Migas juga melakukan supporting genset ke masing masing SPBU, guna memastikan konsumen dapat terlayani dengan baik, dimasa darurat mencana Gempa Bumi, Mamuju dan Majene.
“Ini saya mau berangkat ke Mamuju, mengawal genset, untuk digunakan di SPBU, karena terjadi padam lampu, sehingga SPBU dapat beroperasi melayani masyarakat yang membutuhkan, jadi insya Allah, tak perlu kuawatir, karena kami siap membantu semampu kami, guna memastikan pasokan dan distribusi BBM terpenuhi bagi masyarakat dilokasi terdampak Gempa Bumi” tutup Sahrul.
(Fhatur Anjasmara)






