Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemprov Sulbar Siapkan Dukungan Data untuk Masterplan Jalur Kereta Api Pulau Sulawesi 2026

Mamuju, Katinting.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.

Langkah tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap penyusunan Pemutakhiran Masterplan Jalur Kereta Api Pulau Sulawesi Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan daya saing daerah.

Komitmen itu mengemuka saat Bapperida Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Tim Konsultan Pemutakhiran Masterplan Jalur Kereta Api Pulau Sulawesi di Kantor Bapperida Sulbar, Selasa (14/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari tahapan pengumpulan data, koordinasi, serta penjaringan masukan dari pemerintah daerah dalam penyusunan dokumen perencanaan jaringan perkeretaapian di Pulau Sulawesi.

Tim konsultan diterima Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Sulbar, Arjanto,  bersama jajaran. Pembahasan difokuskan pada arah pembangunan wilayah, kebijakan tata ruang, potensi ekonomi, kebutuhan konektivitas antarmoda, hingga peluang pengembangan jaringan kereta api yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Pemutakhiran masterplan dilakukan untuk menyesuaikan berbagai perkembangan yang terjadi sejak dokumen sebelumnya disusun, mulai dari perubahan tata ruang, dinamika ekonomi, kebutuhan integrasi antarmoda, hingga arah pengembangan kawasan strategis di Pulau Sulawesi.

Dokumen tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan pembangunan jaringan kereta api yang lebih adaptif, implementatif, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Sulbar, Arjanto, menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendukung penuh penyusunan masterplan sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas wilayah.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Bapperida mendukung penuh penyusunan Pemutakhiran Masterplan Jalur Kereta Api Pulau Sulawesi. Kami berharap dokumen ini menjadi dasar perencanaan yang komprehensif dan implementatif sehingga pembangunan jaringan kereta api nantinya mampu menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, pelabuhan, bandar udara, serta sentra-sentra produksi di Sulawesi Barat. Kehadiran transportasi kereta api akan meningkatkan efisiensi logistik, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Arjanto.

Ia menambahkan Bapperida Sulbar siap memberikan dukungan data dan berbagai informasi strategis selama proses penyusunan masterplan berlangsung.

“Kami siap bersinergi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan tim konsultan melalui penyediaan data pembangunan daerah, rencana tata ruang, pengembangan kawasan strategis, serta berbagai informasi yang diperlukan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar rencana pengembangan jaringan kereta api di Sulawesi Barat dapat diwujudkan secara bertahap sesuai prioritas pembangunan nasional maupun daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Provinsi Sulawesi Barat, Amujib, menilai penyusunan masterplan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka melalui visi Panca Daya, khususnya pada penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah.

Menurutnya, sistem transportasi yang terintegrasi menjadi fondasi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing Sulawesi Barat.

“Konektivitas merupakan fondasi penting bagi percepatan pembangunan. Karena itu, Bapperida Sulawesi Barat mendukung penuh penyusunan masterplan ini agar pengembangan jaringan perkeretaapian benar-benar terintegrasi dengan kebutuhan pembangunan Sulawesi Barat. Kami berharap dokumen ini menjadi pijakan dalam menghadirkan sistem transportasi yang lebih efektif, memperkuat daya saing daerah, serta mendukung terwujudnya Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera sebagaimana visi Bapak Gubernur Dr. H. Suhardi Duka,” kata Amujib.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Konsultan juga memaparkan tahapan penyusunan masterplan yang meliputi inventarisasi kebijakan, survei lapangan, analisis kebutuhan angkutan, kajian teknis jaringan, analisis konektivitas antarmoda, penyusunan prioritas pengembangan koridor, hingga perumusan rekomendasi kebijakan sebagai dasar penyusunan Masterplan Jalur Kereta Api Pulau Sulawesi Tahun 2026.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap penyusunan masterplan mampu menghasilkan arah pengembangan jaringan perkeretaapian yang realistis, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kehadiran transportasi kereta api di masa depan diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan efisiensi logistik, membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Barat. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat