
Polman, Katinting.com – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar beserta rombongan tinjau pembangunan Gedung Taman Budaya Buttu Ciping, di Desa Beru-beru, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Senin (30/11).
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Juaeni Yusuf mengatakan, dana yang diperlukan untuk menuntaskan paket tersebut sebesar Rp 5 miliar. Hanya saja Mei 2020 lalu anggaran direfocusing sehingga sebagian dana harus direalokasi untuk penanganan Covid-19.
Tahun ini paket pekerjaan Taman Budaya Buttu Ciping baru 50 persen. Menyerap Rp 2,3 miliar tahap I tahun 2020, sisanya dituntaskan 2021.
“Jadi pekerjaan tahun ini baru tahap pertama, nanti 2021 kita anggarkan kembali Rp 2,3 miliar,” kata Juaeni Yusuf.
Area pembangunan Taman Budaya Buttu Ciping membutuhkan lahan seluas delapan hektar. Saat ini baru lima hektar lahan yang dibebaskan. Olehnya, pihaknya menunggu pembebasan lahan seluas tiga hektar lagi
Untuk diketahui, ada beberapa item yang akan dibangun dalam area delapan hektar itu seperti; Salassaq, Rumah Pengawal Pitu Ulunna Salu dan Pitu Baqbana Binanga, Rumah Rakyat, Ekonomi Rakyat, Sapo Sobvaq (Gedung Pertemuan), Amphi Teatre, Museum, Perpusatakaan, Palili, Wisma, Pengelola, Taman Buah, Masjid, Taman, Area Parkir Kendaraan, Area Parkir Tradisional Lokal, WC Toilet Umum, Wisata Air, Pos Keamanan, Rumah Genset Dan Ipal Induk.
Saat ini terpantau dikokasi telah terbangun rangka bangunan (Sapi Sobvaq) terdiri dari 114 tiang menggunakan pohon kelapa. Rumah tersebut nantinya bakal difungsikan sebagai tempat pertemuan kerajaan-kerajaan yang ada di Sulbar. Tempat itu juga bakal menjadi pusat referensi bagi generasi untuk menggali sejarah dan kebudayaan mandar.
Sebelumnya, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengaku anggaran daerah sangat terbatas, apalagi menghadapi Pandemi. Meski begitu Ali optimis dengan kekompakan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menyelesaikan sejumlah program pembangunan. termasuk Taman Budaya Buttu Ciping.
“Kita harapkan taman budaya ini dapat terealisasi dan dapat dinikmati masyarakat,” katanya, Selasa (14/11) lalu.
(*/Zul)






