Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gubernur Sulbar Anugrahkan Produktivitas Siddhakarya pada 10 Pelaku Usaha

Foto bersama Gubernur, Ali Baal dengan pengusaha yang mendapat anugrah produktivitas Siddhakarya. (Foto Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com – Gubernur Sulbar H. Ali Baal Masdar memberikan penghargaan kepada perusahaaan – perusahaan yang telah berhasil menunjukkan secara nyata keberhasilan mereka dalam menerapkan konsep produktivitas dan kualitas dalam kehidupan usahanya.

Penilaian tersebut, baik secara umum maupun secara khusus di bidang produksi, pemasaran, tenaga kerja, keuangan serta penerapan dan penguasaan teknologi.

Acara penganugerahan Produktivitas Siddhakarya tingkat provinsi Sulbar tahun 2018 tersebut berlangsung di Hotel Maleo, Mamuju (Selasa (18/12).

Dalam sambutannya, Gubernur Ali Baal mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sulbar yang ditargetkan 5,6 persen ditahun 2018 tidak terlepas dari peran serta masyarakat para penggiat dunia usaha kecil menengah dan besar dalam mendukung pengembangan pembangunan di Sulbar.

Perkembangan ketenagakerjaan di Sulbar dari tahun ke tahun, menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. “Perkembangan tersebut dapat diketahui dari data yang ada, dimana penduduk Sulbar saat ini yang kurang lebih 1.531.930 jiwa terdapat 77,54 persen angkatan kerja,” kata Ali Baal.

“Dalam penganugerahan ini patut kiranya kita menyampaikan ucapan terimakasih karena dengan perkembangan dunia usaha akan meningkatkan produktivitas baik dibidang manajemen atau sumber penciptaan lapangan kerja,” tambahnya.

Kepada penerima penganugerahan ini,  bukan hanya sekedar seremonial, tapi bagaimana berperan aktif terutama kepada pemerintah kabupaten dalam mendorong dunia usaha, dengan gerakan peningkatan produktivitas usaha secara berkesinambungan sebagai kunci utama pencipta kesejahteraan dan kemajuan serta pertumbuhan ekonomi.

Sebanyak 10 pelaku dunia usaha kecil menengah di Sulbar dari enam kabupaten dengan berbagai jenis usaha yang mendapat penganugerahan ini, telah melalui mekanisme penilaian administrasi maupun teknis, penilaian dilakukan oleh tim auditor dan juri berbagai unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha dan serikat kerja.

“Penganugerahan ini juga adalah salah satu upaya pemerintah mengukur dan menilai serapan tenaga kerja dan kinerja di perusahan-perusahaan swasta,” papar Ali Baal.

Sebagai daerah berkembang, Pemprov Sulbar terus berupaya memberikan kesempatan kepada dunia usaha untuk berinvestasi dari berbagai jenis usaha yang menuju peningkatan produktivitas dan kesempatan kerja sekaligus sumber peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat atau pekerja dan keluarganya.

Salah satu upaya untuk menanggulangi ketidaksinambungan masalah ketenagakerjaan yang mengakibatkan masih tingginya angka pengangguran adalah pertumbuhan ekonomi, dunia usaha swasta yang merupakan tumpuan penyerapan tenaga kerja, Pemprov Sulbar senantiasa memfasilitasi dan berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berpihak kepada usaha swasta yang banyak menyerap tenaga kerja dan jaminan keamanan bagi investor yang berinvestasi di Sulbar.

“Agar dapat memberikan kesempatan tumbuh dan berkembangnya usaha mikro kecil dan menengah di daerah, dalam rangka mendukung peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di Sulbar,” jelasnya.

Sehingga dirinya berharap para pelaku dunia usaha ini untuk terus berkarya. karena masih akan ada penganugerahan yang lebih tinggi yaitu Paramakarya ditingkat nasional ditahun 2019.

Dalam kegiatan ini dihadiri, forum komunikasi pimpinan daerah Sulbar, Perwakilan Bupati se-Sulbar, Direktur Bina Produktivitas Kementerian Tenaga kerja RI, Anggota Komisi IV DPRD Sulbar, Kajari Mamuju, Pimpinan OPD lingkup Sulbar, Ketua Kadin Sulbar, Kepala Dinas Distenaker kabupaten se-Sulbar.

(Zulkifli)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat