Mamuju, Katinting.com – Memulai hari kerja pertama di Tahun 2026, Pemprov Sulbar menggelar Apel Virtual yang diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran ASN. Acara yang dipusatkan di Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur ini dihadiri langsung oleh para pejabat eselon, termasuk Kepala Biro Umum Setda Sulbar, Anshar Malle.
BACA JUGA: Tingkat Kehadiran 93%, Kesbangpol Sulbar Siap Jalankan Arahan Gubernur untuk Efisiensi dan Pelayanan
Dalam arahan khususnya, Anshar Malle menekankan perlunya perubahan paradigma mengenai kedisiplinan di kalangan ASN. Ia menegaskan bahwa disiplin harus dipandang sebagai landasan utama pelayanan, bukan sekadar ketaatan pada aturan.
“Kedisiplinan adalah kewajiban paling utama sebagai ASN untuk memberikan pelayanan kepada pimpinan dan masyarakat,” tegas Anshar Malle.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang bergabung secara virtual, memberikan arahan strategis menyambut tahun 2026. Ia menyebut tahun ini sebagai periode penuh tantangan dengan ruang fiskal yang sangat terbatas, diiringi tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin tinggi.
“Tahun 2026 ini bukan tahun muda. Kita harus bekerja dengan otak, bekerja secara cerdas,” pesan Gubernur Suhardi Duka.
Gubernur Suhardi Duka menginstruksikan seluruh OPD untuk melakukan transformasi cara kerja, beralih dari sekadar mengejar serapan anggaran ke orientasi hasil (outcome) yang nyata bagi masyarakat.
Melalui apel ini, Pemprov Sulbar mempertegas komitmen untuk memperkuat sinergi antarkementerian daerah. Tujuannya adalah memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran meski dalam situasi anggaran yang ketat.
“Kita harus meninggalkan pola lama. Bekerja cerdas menjadi keharusan di tahun 2026 ini,” tambah Gubernur Suhardi Duka .
Apel pagi tersebut juga diikuti secara virtual oleh Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Sekretaris Daerah Junda Maulana, seluruh kepala OPD, dan ASN di lingkungan Pemprov Sulbar, menandai dimulainya tahun kerja dengan semangat baru dan fokus pada akuntabilitas. (*/AR)






