Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gotong Royong Pangale: Wujudkan Mandiri Pangan Sulawesi Barat

Mamuju Tengah, Katinting.com – Di bawah tema “Akselerasi Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi, Pertanian, dan Penguatan Kualitas SDM yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”, Musrenbang hari ketiga tingkat kecamatan bergulir di Kecamatan Pangale. Forum ini dihadiri Ketua DPRD Mamuju Tengah Hj Nirmalasari Aras bersama anggota perwakilan Dapil Budong-Budong dan Pangale.

Baca juga; Wabup Askary: Musrenbang Pangale Harus Lahirkan Program Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran Ketat

Sebagai wilayah paling selatan Kabupaten Mamuju Tengah, Pangale menyimpan potensi emas yang membanggakan: 50 persen produksi sawah kabupaten lahir dari tanahnya yang subur. Komoditas unggulan seperti jagung, peternakan unggas dan sapi, kakao, serta sawit semakin menjanjikan, menjadikannya denyut jantung ekonomi agraris.

“Potensi ini adalah modal emas untuk transformasi berbasis hilirisasi pertanian. Kita olah hasil bumi menjadi nilai tambah tinggi, sambil kuatkan SDM lokal agar kompetitif dan berkelanjutan,” tegas Nirmalasari, kepada www.katinting.com usai hadiri Musrenbang.

Namun, ia tak menutupi tantangan: infrastruktur usaha tani yang rusak, irigasi terbatas, dan akses pasar tersendat masih menghambat. “Musrenbang ini momentum krusial. Prioritaskan hilirisasi padi, peternakan modern, dan pelatihan SDM agraris,” desaknya.

DPRD komitmen penuh dukung aspirasi Pangale melalui penganggaran dan pengawasan ketat. “Setiap usulan dari permata selatan Bumi Lalla Tassisara ini prioritas kami. Bersama gotong royong, jadikan Pangale lumbung pangan Sulawesi Barat yang mandiri,” pungkas Nirmalasari. (ADV/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat