Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gedung UTD RSUD Pasangkayu Senilai Rp4,1 Miliar Belum Rampung, Pekerjaan Masih Dikebut

Pasangkayu, Katinting.com – Dalam upaya meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan, RSUD Kabupaten Pasangkayu tengah membangun Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) baru bertipe bertingkat. Proyek yang digarap pada Tahun Anggaran 2025 ini hingga pertengahan Januari 2026 masih dalam tahap pengerjaan dan belum dinyatakan selesai.

BACA JUGA: Proyek Strategis Lab Kesehatan Rp10,9 Miliar di Pasangkayu Belum Rampung, DPRD Siap Turun Tinjau

Proyek konstruksi ini memiliki nilai pagu anggaran (HPS) sebesar Rp4,577,720,000. Setelah melalui proses tender yang meliputi evaluasi administrasi, teknis, dan harga, CV Swaparanja Balanipa ditetapkan sebagai pemenang.

Perusahaan dari Kabupaten Mamuju tersebut memenangkan pekerjaan dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp4,119,991,495,31 atau lebih rendah dari pagu yang ditetapkan.

Berdasakan pantauan di area RSUD Pasangkayu pada Minggu (11/1), aktivitas konstruksi gedung UTD tersebut masih terlihat berlangsung. Faktual di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan fisik belum mencapai tahap serah terima atau penyelesaian akhir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi terkait progres detail, tantangan teknis, maupun target tanggal penyelesaian (deadline) dari pihak pelaksana proyek (CV Swaparanja Balanipa) maupun instansi teknis terkait.

Pembangunan Gedung UTD ini merupakan investasi penting dalam sistem kesehatan daerah. Keberadaan fasilitas yang memadai diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan dan keamanan stok darah untuk mendukung pelayanan operasi, perawatan pasien kritis, dan penanganan darurat di RSUD Pasangkayu dan wilayah sekitarnya.

Pihak terkait yang dapat memberikan informasi atau klarifikasi lebih lanjut dipersilakan menghubungi redaksi. (Udi)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat