Katintin.com, Bontang – Fraksi Golkar dan Nasdem mengajukan pandangan bahwa investasi jangka panjang dalam sektor pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama. Faisal, juru bicara dari kedua fraksi, menekankan bahwa alokasi anggaran yang substansial di dua sektor ini akan memberikan keuntungan berkelanjutan bagi kota.
Ia mengungkapkan bahwa investasi dalam pendidikan dan kesehatan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memastikan pertumbuhan dan kesejahteraan jangka panjang.
“Pendidikan dan kesehatan adalah investasi yang akan membayar dividen besar untuk masa depan Bontang,” ujarnya dalam rapat kerja DPRD Kota Bontang yang membahas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, pada Sabtu (3/8/24).
Selain itu, dengan mengalokasikan lebih banyak dana untuk kedua sektor ini, pemerintah dapat memperbaiki kualitas hidup dan mempersiapkan masyarakat untuk tantangan masa depan.
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, menanggapi seruan ini dengan menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) sudah memprioritaskan pendidikan dan kesehatan dalam rancangan anggaran yang diajukan. Ia menekankan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk menyediakan anggaran yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mendesak di kedua bidang tersebut.
“Kami telah mengintegrasikan alokasi untuk pendidikan dan kesehatan dalam Rancangan Perubahan APBD 2024 sebagai bagian dari strategi jangka panjang kami,” jelas Najirah.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan jika alokasi anggaran ini bertujuan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan memastikan bahwa layanan dasar yang penting dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
“Pemkot berupaya untuk memaksimalkan investasi ini agar dapat memberikan dampak positif yang luas dan jangka panjang bagi Bontang,” tutupnya.






