Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dugaan Kasus Tidak Senonoh di Kemenag Sulbar Menyeruak, Kemenag RI Diminta Usut dan Pecat Pelaku

Kantor Kanwil Kemenag Sulbar. (*)

Mamuju, Katinting.com – Dugaan perbuatan amoral terjadi di lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat tinggi di kantor tersebut.

Baca juga : Kasus Amoral Menyeruak di Kemenag Sulbar, Kanwil Dua Pekan Tak Berkantor 

Baca juga : Kartini Manakarra Mengutuk Keras Pelaku Amoral di Kemenag Sulbar, Dian Kartini : Korban Mesti Berani Speak Up, Kami Siap Melindungi

Dikutip dari laman tribunsulbar, dikutuk keras oleh Tokoh pendiri Sulbar, sekaligus inisiator berdirinya kantor wilayah kementerian agama, Rahmat Hasanuddin.

Masih dari laman tribunsulbar, Rahmat Hasanuddin mengatakan, lembaga kantor wilayah kementerian tersebut adalah lembaga yang sangat dihormati dan muliakan.

Rahmat mengatakan, Sulbar memiliki budaya sangat santun dan malaqbi, sehingga perbuatan amoral tersebut tak seharusnya di bawa ke daerah ini.

Dia menambahkan, tindakan amoral oleh oknum pejabat kementerian tersebut sudah menjadi bahan cerita oleh beberapa pegawai di lingkungan kerjanya.

Saat dikonfirmasi atas kejadian tersebut, Muhammad Abidin, Humas Kanwil Kemenag Sulbar enggan bicara banyak.

Menurut Abidin, “Saya belum bisa memberikan jawaban, sebab kami sendiri belum tau,” ucapnya.

Lebih lanjut Abidin menegaskan, masih berupaya mencari tahu kebenarannya, sebab hanya mendapat informasi dari pemberitaan.

Ditempat terpisah, Muliadi, dari Lembaga Pemerhati Sulawesi Barat (Lembar Sulbar), prihatin atas kejadian tersebut dan mengutuk keras.

Dirinya meminta Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia untuk turun tangan menyelidiki dugaan kejahatan seksual di Kanwil Kemenag Sulbar.

“Ini sangat memalukan dan harus diusut tuntas, siapa pun itu pelaku harus dipecat,” tegas Muliadi.

Lanjut mantan ketua cabang PMII Mamuju ini, dugaan perbuatan senonoh yang terjadi itu jangan sampai dibiarkan berlarut. Dirinya pun meminta para korban untuk melaporkan kepada pihak berwajib, dan dirinya bersedia untuk melakukan pendampingan.

(Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat