Mamuju, Katinting.com – Dugaan amoral di lingkungan Kemenag Sulbar, yang mengarah pada serangan seksual baik secara verbal maupun digital hingga fisik secara langsung kepada beberapa korban, mendapat perhatian dari Kartini Manakarra.
Kepada laman ini, Direktur Kartini Manakarra Dian Kartini, Rabu (06/03) secara tegas menyampaikan kecaman keras dan mengutuk pelaku di lingkungan Kemenag Sulbar yang pelakukan di sinyalir adalah pejabat di Kementerian Agama Sulbar.
“Kartini Manakarra, mengutuk dengan keras pelaku kejahatan & kekerasan seksual yang mengunakan relasi kuasa melakukan kejahatan & kekerasan seksual. Instansi pemerintah harus menyediakan ruang aman buat perempuan di lingkungan kerja.” tegas Dian Kartini.
Baca :
Dugaan Kasus Tidak Senonoh di Kemenag Sulbar Menyeruak, Kemenag RI Diminta Usut dan Pecat Pelaku
Kasus Amoral Menyeruak di Kemenag Sulbar, Kanwil Dua Pekan Tak Berkantor
Olehnya Ia berharap kepada para korban di lingkungan Kemenag Sulbar, kiranya berani untuk speak up atas prilaku amoral yang mereka alami, dan Kartini Manakarra siap menjadi rumah aman dan tempat aman bagi para pelaku.
“Kami akan melindungi mereka para korban yang berani speak up, bahkan melindungi data mereka secara personal, jadi jangan takut untuk speak dan berbicara kepada kami” harap Dian Kartini.
Katanya, Kartini Manakarra mengapresiasi korban yang berani bicara dan akan mensupport berbagai dukungan untuk memperoleh keadilan hingga pelaku mendapatkan efek jera.
“Sebab ini tak biasa dibiarkan begitu saja, pelaku mesti mendapatkan sanksi hukum, karenanya berharap kepada penegak hukum kiranya dapat mengatensi masalah ini” kata Dian Kartini.
Ia menambahkan pihaknya siap mengawal pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak yang di lakukan oleh siapa pun. Bahwa jika oknum tersebut telah di laporkan maka aparat hukum.
“Harus ada sanksi hukum yang tegas terhadap pelaku, hingga korban mendapatkan keadilan hukum yang seadil adilnya” pungkas Dian Kartini. (Fhatur Anjasmara)






