Katinting.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mulai melakukan pendataan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berminat mengikuti program rumah subsidi. Pendataan ini dimulai pada Juli 2025 dan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para abdi negara di daerah tersebut.
Program tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800.1.9.1/1063/BKPSDM/2025 yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati. Melalui edaran itu, seluruh ASN diminta melapor dan mengisi formulir pendataan jika berminat mendapatkan fasilitas rumah subsidi.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemkot Bontang. Ia menyebut program ini sebagai kebijakan positif yang bisa memberikan kepastian hunian bagi ASN, terutama mereka yang masih golongan bawah atau berstatus CPNS.
“Program rumah subsidi ini perlu kita apresiasi. Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan ASN, terutama yang belum memiliki tempat tinggal tetap,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
Kata dia, ketersediaan hunian yang terjangkau adalah bagian penting dari jaminan sosial bagi aparatur pemerintah. Dengan adanya rumah subsidi, beban pengeluaran ASN bisa ditekan sehingga fokus dalam bekerja semakin optimal.
Meski begitu, ia bilang pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program ini. Ia meminta agar proses pendataan dilakukan secara transparan dan akurat agar tidak terjadi tumpang tindih atau penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak.
“Kami di DPRD akan ikut mengawasi agar program ini benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai rumah subsidi ini malah jatuh ke tangan yang sudah memiliki aset lebih dulu,” tegasnya.
Selain itu, Arfian juga mendorong agar Pemkot Bontang melibatkan pengembang lokal dan mempertimbangkan lokasi perumahan agar akses terhadap fasilitas umum seperti sekolah, layanan kesehatan, dan transportasi tetap terjangkau.
“Rumah murah tidak berarti harus jauh dari pusat aktivitas. Kami harap pemerintah juga mempertimbangkan kenyamanan dan aksesibilitas dalam perencanaan,” tutupnya.
Program rumah subsidi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun motivasi kerja ASN sekaligus mendukung pertumbuhan sektor perumahan di Kota Bontang.






