oleh

Dorong Pariwisata Sulbar Lewat Kompetisi Undiscovered Treasure

banner 728x90
Flayer KKE Sulbar 2021. (Dok. IG @bank_indonesia_sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Wakil Guernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar membuka acara Kompetisi Karya Ekonomi (KKE) Sulbar 2021, secara virtual melalui video conference dari Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulbar, Kamis (7/10/21).

KKE Sulbar 2021 merupakan event kompetisi tahunan yang diselenggarakan BI Sulbar. Ada tiga kategori yang diperlombakan yakni, Story Telling Photography, Cinemic Video, dan Video Blog.

Katanya, Pemprov Sulbar menyambut baik kegiatan yang mengusung tema “Panorama Sulawesi Barat Undiscovered Treasure” itu yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) Perwakil Sulbar bersama Dinas Pariwisata Sulbar.

Dia menyatakan, penyelenggaraan panorama Sulbar undiscovered treasure dapat menjadi katalis positif dalam mempercepat promosi destinasi pariwisata Sulbar. Olehnya itu, Ia berharap seluruh masyarakat berpartisipasi aktif dalam kegiatan itu.

“Saya yakin selain mempromosikan destinasi pariwisata melalui kompetisi ini, juga akan muncul potensi-potensi content creator lokal yang ada di Sulbar. Hal ini juga bisa mendukung pemulihan ekonomi Sulbar melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif,”ujar Enny.

Dia menjelaskan, berdasarkan data BPS Sulbar, rata-rata dari indikator penghunian kamar hotel hanya sebesar 30,96 persen. Dari indikator lain, kedatangan wisatawan asing turun signifikan hingga mencapai 0 (nol) kedatangan sejak Maret 2020 lalu.

“Praktis, yang bisa diharapkan untuk mendorong sektor pariwisata adalah wisatawan domestik. Apabila dilihat dari indikator rata-rata lama menginap, tamu nusantara menghabiskan waktu selama 1,99 hari di sepanjang 2020,” ungkap Enny

Enny menekankan, perlu strategi yang efektif, efisien dan tepat untuk mendorong tamu nusantara berwisata di Sulbar.

Apalagi, jika dilihat dari destinasi yang ada, Sulbar memiliki berbagai potensi dan keindahan alam yang bisa menjadi daya tarik untuk wisatawan.

“Apabila kita ingin melihat pantai nan indah, saya rasa dengan panjang garis pantai sebesar 617,5 km, terdapat banyak wisata pantai yang bisa kita lihat. Disisi lain, Kabupaten Mamasa juga menawarkan destinasi pariwisata dataran tinggi yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi,” bebernya.

Istri mantan Gubernur Sulbar dua periode itu juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas sinergi yang kuat untuk penyelenggaraan kegiatan, secara khusus kepada Kantor BI Sulbar, Dinas Pariwisata di tingkat provinsi maupun kabupaten dan seluruh pihak yang terlibat.

“Saya yakin Sulbar dapat bangkit dan lebih kuat lagi kedepannya melalui sinergi yang dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah, instansi vertikal dan masyarakat,” pungkasnya.

(Ian/Zul)

Bagikan

Komentar