banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Mendorong percepatan penanganan dan pencegahan prevalensi stunting di Kabupaten Mamuju, Posyandu diminta untuk aktif.

Itu diminta oleh Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi dalam mendorong pengaktifan posyandu sebagai sentra pelayanan dasar masyarakat yang dirasakan sangat vital fungsinya dalam berbagai dimensi pembangunan, termasuk mendorong pencegahan stunting.

Penegasan hal itu disampaikan dalam launching Grebeg Cegah Stunting (Grebeg Ceting), Senin, 22 Agustus 2022, yang di inisiasi tim konfergensi stunting Mamuju sebagai inovasi dalam menjabarkan aksi 7 berupa pengukuran dan publikasi penanganan stunting.

Menurutnya, saat ini Posyandu tidak lagi hanya sebatas melakukan penimbangan atau imunisasi anak dan mengurusi ibu hamil, namun telah sangat kompleks menjadi ujung tombak dalam pelayanan dasar masyarakat, seperti soal pendidikan, lansia, sampai pada kelompok masyarakat dengan masalah sosial juga membutuhkan peran Posyandu, tandas Sutinah Suhardi dihadapan para camat, dan tim penggerak PKK yang menjadi peserta kegiatan.

Untuk itu kata Sutinah, dibutuhkan langkah kongkret dari para camat maupun ibu camat selaku Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan untuk dapat mengaktifkan posyandu dengan jalan mengaktifkan Pokjanal Posyandu di wilayah masing-masing.

Dan yang tidak kalah penting tegasnya, langkah yang dilakukan harus dapat dilaksanakan terpadu dengan melibatkan semua unsur dimasyarakat.

Adv. Diskominfosandi Mamuju

Bagikan

Comment