Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Curah Hujan Meningkat di Hulu, Banjir Kepung Mamuju Tengah di 3 Titik

Warga di Desa Pangalloang, saat melakukan evakuasi mandiri, atas banjir yang melanda pemukiman mereka, Selasa 18 Oktober 2022. (Dok. Fhatur Anjasmara)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Curah hujan yang meningkat di hulu sungai Budong budong, Kabupaten Mamuju Tengah, membuat debit air sungai Budong budong dalam dua hari ini mengalami peningkatan.

Peningkatan debit air sungai Budong budong, meluber ke beberapa titik pemukiman warga, dengan variasi ketinggian debit air yang berbeda, di Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak debit air di pemukiman warga mencapai 50 centimeter, di Desa Tabolang Kecamatan Topoyo debit air mencapai 50 Centimeter, dan di Desa Panggalloang mencapai 70 Centimeter.

Meskipun dalam kejadian air sungai Budong budong meluber ke pemukiman warga, terjadi di tiga titik di atas, namun sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa dari jumlah warga yang terdampak banjir.

Karena saat ini, ketinggian debit air tertinggi di alami oleh warga di Desa Pangalloang, sehingga sebagian besar kekuatan bantuan bencana di arahkan ke wilayah ini, termasuk kemudian Dinas Sosial sudah membuka dapur umum tepat di pusat desa di halaman kantor Desa Pangalloang.

Sementara TRC BPBD Mamuju Tengah, dengan perahu karet bermesin spead boat terus melakukan upaya evakuasi warga, yang masuk kategori butuh penanganan cepat, karena rumah mereka sudah terendam banjir luapan sungai Budong budong. Meskipun sebagian warga juga melakukan evakuasi mandiri menggunakan kendaraan yang bisa menembus banjir seperti dompeng.

Informasi yang diterima laman ini dari Pusdating BPBD Mamuju Tengah, bahwa sampai saat ini debit air sungai masih terus bergerak naik, dan di Desa Pangalloang terdampak banjir sudah mencapai 186 KK, dan pihaknya juga mengingatkan warga di sekitar bantaran sungai Budong budong meskipun diluar dari wilayah tiga titik yang sudah terpapar banjir saat ini, untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca di hulu sungai Budong budong masih relatif turun hujan.

Saat dihubungi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Mamuju Tengah Mustalib, mengemukakan bahwa saat ini pihaknya sudah menurunkan tim dari TRC Mamuju Tengah, dengan perlengkapan, dalam rangka mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Pangalloang.

“Jadi ada satu tim sudah kami gerakan, sejak pukul 16.30 sore tadi, dan saat ini sudah berada di lokasi” ungkap Mustalib.

Ia juga mengungkapkan sementara TRC BPBD melakukan evakuasi warga terdampak, pihak Dinsos dan Baznas juga sudah melakukan upaya pelayanan dapur umum di pusat kota desa.

“Karenanya ini kami maksimalkan pelayanan penuh bagi warga terdampak, semoga bisa terlayani dengan baik” jelas Mustalib.

Sementara untuk wilayah Tobadak dan Tabolang yang terdampak, pihaknya sedang melakukan assesmen dan pemantauan, untuk persiapan evakuasi bila sewaktu waktu air benar benar harus di evakuasi.

“Kami juga terus menghimbau warga di bantaran sungai Budong budong untuk waspada dan meminta menghubungi kami jika mereka terdampak” pungkas Mustalib.

(Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat