Kepala Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian Mamuju Tengah, Asmira Djamal. (Dok Ist)
banner 728x90

Mateng, Katinting.com – Laman ini, dari pertengahan bulan Februari 2022 lalu, sengaja secara khusus meminta kesediaan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu & Koperasi, Usaha Kecil Menengah (DPMPTSP & KUKM), Asmira Djamal, untuk menerima kami melakukan wawancara khusus, dan baru terealisasi beberapa pekan kemudian, akibat kesibukan dan pembagian waktu begitu padat oleh Kepala DPMPTSP & KUKM Mamuju Tengah.

Pertimbangan memilih perempuan pertama di Mamuju Tengah, menempati beberapa jabatan setingkat eselon II, sejak Mamuju Tengah terbentuk, karena hampir tanggungjawab jabatan setingkat eselon II yang di amanahkan kepadanya, di lewati dengan baik, dan meninggalkan karya yang luar biasa, dan tentu dari berbagai informasi yang di dapatkan laman ini, hanya dalam waktu tidak lebih dari satu triwulan mengembang amanah Kepala DPMPTSP & KUKM Mamuju Tengah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki konsen berbasis pelayanan administrasi ini, mengalami kemajuan yang luar biasa.

Pendapat masyarakat terhadap OPD ini, sejak di kemudikan oleh Asmira Djamal, luar biasa apresiasi yang mereka sampaikan, peningkatan layanan pelayanan jauh lebih luar biasa dirasakan oleh masyarakat, termasuk kemudian iklim kerja yang di terapkan di DPMPTSP & KUMK ini, jauh lebih baik dari sebelumnya.

Tentu pilihan laman ini, membuka ruang wawancara khusus, adalah upaya membangun persepsi pelayanan yang positif yang ditelorkan oleh Asmira Djamal sejak mendapatkan kepercayaan pada lembaga ini, lalu seperti apa peran Camat Topoyo 2013 – 2015 ini, berikut kami beberkan beberapa jawaban dari sesi wawancara bersama wartawan Katinting.com, Fhatur Anjasmara, Senin (14/03).

Waktu baru menunjukan pukul 08.45, saat Saya (Fhatur Anjasmara) baru saja di terima di ruang kerja Kepala DPMPTSP & KUKM Mamuju Tengah, karena sudah janjian beberapa waktu lamanya, akhirnya tak sulit untuk menjelaskan maksud dan tujuan kehadiran Saya.

Srikandi yang pernah di percaya menjabat Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga ini, ternyata baru juga tiba di kantor, beberapa menit sebelum Saya tiba di ruang kerjanya, selepas diskusi beberapa hal di luar tema yang menjadi pertanyaan, kami pun sepakat memulai sesi wawancaranya.

+ .  Apa yang ada dalam pikiran Ibu, saat pertama kali di beritahukan, bahwa ibu di berikan amanah untuk memimpin DPMPTSP & KUKM Mamuju Tengah ?

  •   Tentu karena ini adalah sebuah amanah dan tanggungjawab dari pimpinan, maka tak mungkin Saya menyampaikan penolakan, karenanya Saya anggap ini adalah tantangan yang baru bagi, tempat belajar baru pada hal hal yang baru, di mana sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir bertemu secara lansung masyarakat kecil, korban bencana, kemiskinan, yang tentu berbeda dengan auranya dengan DPMPTSP & KUMKM ini, adalah memang lembaga yang baru bagi Saya. Karenanya, Saya tanamkan dalam benak, bahwa ini adalah memomentum belajar kembali bagi Saya, dengan satu harapan, bahwa Saya harus sukses mengembang amanah dan tanggungjawab yang baru, di berikan kepada Saya, maka Saya Bismillah dengan optimisme bahwa Saya sanggup menjalankan semua tanggungjawab baru ini.

+. Apa yang ibu temukan baru pertama kali, tiba di kantor ini ?

  • Beberapa hal pertama kali Saya temukan, adalah, belum optimalnya pelayanan masing masing bidang, kualitas sumber daya pelayanan dan manusianya, dan dukungan sarana prasarana penunjang kegiatan, yang tidak memadai.

+. Lalu, sebagai orang nomor satu di DPMPTSP & KUKM ini, apa yang Ibu lakukan pertama kali terhadap tiga hal yang subtantib yang Ibu temukan ?

  • Iya setibanya Saya di sini, Saya mulai melakukan assessment permasalahan, baik jangka pendek dan jangka panjangnya, dan Saya menemukan beberapa persoalan, lalu satu persatu Saya coba pecahkan, kalau kemudian ada yang butuh di komunikasikan Saya komunikasikan ke pimpinan, kalau kemudian Saya punya solusi, maka Saya eksekusi lansung solusinya, dengan tetap mengedepankan komunikasi saling menghargai, dan itu pelan pelan dalam beberapa hari sejak Saya di sini, Saya bisa lihat lansung hasilnya, itu Saya lakukan, agar iklim kerja di sini bisa berjalan dengan baik dan ideal.

+. Mendapatkan penjelasan dari Ibu, maka tentu bisa di pahami, sebegitu beratnya upaya Ibu, melakukan sebuah penataan, tentu ini, di sebabkan oleh beberapa factor, mulai dari ketidakseimbangan komunikasi dan sumber daya yang Ibu datangi di sini, Apa yang Ibu tempuh keluar dari persoalan ini ?

  • Saya manfaatkan jaringan potensi pada instansi ini, Saya bergerak cepat, ditengah ketiadaan anggaran, karena akhir tahun, dengan harapan, bahwa awal tahun depan, semua sudah berjalan normal pelayanan di DPMPTSP & KUKM, Saya harus membawa maupun mendatangkan orang orang yang berpengalaman di Mamuju maupun di Propinsi untuk membagi ilmunya secara teknis, Saya memastikan aplikasi si Cantik segera dapat di manfaatkan di kantor ini, untuk melayani masyarakat pelaku usaha, mulai dari pelaku usaha kecil, menengah hingga pelaku usaha dalam skala besar. Nah, dari situ kemudian, mulai terjadi keseimbangan antara kualitas pelayanan, dengan pelayanan yang tersedia di sini,

+. Tentu upaya Ibu itu kan tidak bisa serta merta, terealisasi dengan baik, apa ada kiat lebih mempuni, yang Ibu terapkan ?.

  • Saya jaga dan awasi intensitas berjalannya, melalui evaluasi internal terbatas, salah satunya dengan rapat rutin sekali seminggu, Saya tidak pernah alpa soal rapat, Saya memastikan semua program dan kewajiban di tiap bidang berjalan sesuai dengan perencanaan, dalam rapat Saya menanyakan lansung progresnya, termasuk kemudian, memastikan optimalisasi tanggungjawab personil dengan terlebih dahulu memahami tugas pokoknya, kompetensi SDM juga tak luput dari perhatian Saya secara lansung.

+. Sepertinya upaya ibu tak sia sia, dengan waktu begitu singkat, Ibu menampakkan perubahan siqnifikan, apresiasi masyarakat juga cukup luar biasa, lalu bagaimana dengan jaringan teknisnya, tentu juga itu menjadi kendala dalam pelayanan, ada bocoran ya soal ini ?

  • Staf di sini memang menyampaikan hal itu, bahwa salah satu kendala lambatnya pelayanan dari DPMPTSP & KUKM, adalah factor eksternal, seperti respon lembaga teknis terkait pelayanan yang kami keluarkan, meski setiap orang dari masing masing lembaga teknis sudah ada orang yang di SK-kan, namun itu tak cukup membantu percepatan pelayanan. Saya melakukan upaya lompatan komunikasi, karenanya, 24 jam HP Saya siaga, Saya simpan perintah sama anggota di sini, kalau ada lembaga teknis terlambat, sementara semua syarat sudah terpenuh oleh pengaju izin, segera hubungi Saya, jam berapapun, Saya melakukan koordinasi ke Kepala Dinasnya, secara otomatis, tentu bawahannya, kalau di telpon lansung Kepala Dinasnya, tidak mungkin menolak, sebab memang sudah menjadi tanggungjawabnya, jadi itu Saya lakukan, sehingga taka da proses yang kendalanya, di kami dalam pelayanan, sepanjang semua persyaratan masyarakat sudah penuhi.

+. Masyarakat memberikan apresiasi yang tinggi pada OPD DPMPTSP & KUKM, bisakah lebih detil Ibu sampaikan hal apa paling penting, telah di capai saat ini, sejak Ibu menyetir kemudia OPD ini ?

  • Jadi kita mundur sedikit ya, selepas Saya dilantik, Bapak Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju Tengah, sehari kemudian memanggil Saya, menyampaikan pesan, mengapa kemudian Saya di pilih orang nomor satu di DPMPTSP & KUKM, ternyata dalam beberapa tahun, penilaian pada OPD ini, melalui Monitoring Center for Prevention (MCP), menjadi alat ukur capaian kinerja dari tiap OPD oleh KPK, instansi ini hanya berada di angka 20 persen dari nilai kinerjanya, dan Sekkab memberikan Saya tanggungjawab meningkatkan itu, bagi Saya tentu ini adalah tanggungjawab yan cukup besar, namun seiring waktu, hanya dalam beberapa bulan, kami meninggalkan penilaian di angka 20 persen, kami saat ini sudah hampir sampai di angka 100 kurang 20 persen lagi, dan MCP ini kemudian menjadi alat monitor utama kinerja OPD dan manajemennya, ketika kemudian di OPD itu, adalah geliat kearah yang positif maka dipastikan seiring waktu capaian MCP ini juga akan meningkat, begitu juga sebaliknya, ketika nilai MCP ini naik, maka system kerja dan kinerja juga mengalami perbaikan, dan kami di DPMPTSP & KUKM ini, mampu merealisasikan apa yang menjadi kehendak pimpinan kami serta misi dan visi DPMPTSP & KUKM Mamuju Tengah.

+. Ibu saat ini, meski baru sesaat di sini, telah membawa angin segar bagi pelaku usaha di Mamuju Tengah, kemudahan dari system kerja yang ibu terapkan berdampak sangat baik bagi masyarakat Mamuju Tengah, kalau saat ini, Ibu diberikan kesempatan menyampaikan harapannya, atas OPD yang ibu pimpin saat ini, harapan apa yang ingin Ibu sampaikan ?

  • Mendapatkan tambahan anggaran, untuk menyempurnakan pelayanan di sini, ada keinginan Saya, kalau di berikan anggaran yang memadai, Saya ingin membuka Mall Pelayanan Masyarakat di DPMPTSP & KUKM Mamuju Tengah, semua urusan administrasi, sudah berada di bawah atap OPD ini, tinggal tiap OPD terkait mengirim satu orang tim teknisnya, melakukan pelayanan, sehingga orang butuh urusan apapun sudah tidak kemana mana, tapi hanya mendatangi satu tempat saja, dan juga menyampaikan terima kasih yang dalam kepada masyarakat atas apresiasinya ke DPMPTSP & KUKM Mamuju Tengah. (**)
Bagikan
Deskripsi gambar...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here