
Pasangkayu, Katinting.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Pasangkayu mendatangkan Ustad Yusuf Mansur untuk menghadiri acara tabligh akbar dan zikir dalam rangkaian peringatan HUT Pasangkayu ke-16 pada tahun ini membuahkan hasil.
Ustad Yusuf Mansur hadir dalam acara tabligh akbar dan zikir akanyang berlangsung di alun-alun kota Pasangkayu, di samping Masjid Agung Al-Madaniah, Senin (18/3) malam.
Acara tersebut dihadiri sekitar 3.000 orang peserta tabligh akbar dan zikir, dan nampak hadir Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Wakil Bupati (Wabup) Pasangkayu Muhammad Saal, Dandim 1427 Pasangkayu Letkol Inf Kadir Tandiesak, Wakapolres Pasangkayu Kompol Jufri Hamid, Sekda Pasangkayu Firman, Ketua MUI Pasangkayu Ustadz Maslim Halimin, Imam Masjid Al Madaniah Pasangkayu Ustadz Mukmin Abu Khoir, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemkab Pasangkayu dan warga masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa mengatakan tujuan dilaksanakannya Dzikir ini untuk memastikan bahwa umat Islam melakukan syiar Islam tanpa henti-hentinya agar masyarakat Pasangkayu menyadari bahwa kita ini hidup karena Allah SWT dan kita semua nanti pasti akan mati.
“Tanggungjawab saya selaku pemerintah daerah yaitu bagaimana supaya semua masyarakat Pasangkayu menjadi beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, terhindar dari bala dan malapetaka, serta agar Pancasila dan NKRI bisa terjaga dengan baik,” kata Bupati Pasangkayu
Menurutnya, di Pasangkayu ini persatuan dan kesatuannya begitu indah, dan toleransi dibangun dengan penuh kebersamaan.
Dirinya meminta kepada para jamaah untuk tidak percaya dengan berita fitnah, hoax, adu domba, dan berita yang menjatuhkan antara satu dengan yang lainnya.
Ditempat yang sama, Ustadz Yusuf Mansur dalam tausyiahnya meminta kepara Jamaah Dzikir untuk menjemput pintu-pintu keberkahan, seperti Sholat berjamaah di Masjid, berbakti kepada orang tua, berbakti kepada para ulama, membaca surah Al Waqiah, serta membaca Sholawat Nabi.
“Dahulu saya merupakan orang susah, namun keadaan berubah ketika saya mendatangi pintu-pintu keberkahan,” ucap Ustadz Yusuf Mansur.
Ia menyebutkan, dalam momen Pilpres ini, dirinya mengharapkan kepada Jamaah Dzikir untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
“Bagi pendukung Prabowo Subianto, diharapkan untuk mendo’akan yang baik-baik kepada Presiden Joko Widodo, dan bagi pendukung Presiden Joko Widodo juga diharapkan mendo’akan yang baik-baik kepada Prabowo Subianto. Saat ini banyak orang yang mencaci maki ulama hanya karena berbeda pandangan politik,” tutup Ustadz Yusuf.
(ADV)






