Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Wujudkan Birokrasi Responsif, Dishub Sulbar Benahi Kinerja dan Layanan Transportasi

Mamuju, Katinting.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat evaluasi kinerja dan kedisiplinan pegawai secara hybrid, Rabu (24/9/2025). Rapat yang membahas periode Agustus-September ini bertujuan mengukur capaian sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi.

Kepala Dishub Sulbar, Amir A. Dado, memimpin langsung rapat yang diikuti jajaran struktural dan staf dari berbagai unit kerja. Format hybrid, menggabungkan pertemuan luring dan daring, dipilih untuk memaksimalkan partisipasi, termasuk pegawai yang bertugas di lapangan.

Baca juga; Dishub Sulbar Peringati Harhubnas dengan Aksi Bersih Pantai dan Donor Darah

Tiga isu strategis menjadi poros pembahasan. Pertama, evaluasi kinerja yang menilai pencapaian target kerja dan efektivitas layanan publik tiap unit. Kedua, evaluasi kehadiran dan kedisiplinan pegawai, baik fisik maupun virtual, yang dinilai sebagai kunci produktivitas. Ketiga, pembahasan perkembangan layanan transportasi, termasuk angkutan umum dan kapal perintis, untuk menjamin efisiensi dan pemerataan di seluruh Sulbar.

Meski mencatat sejumlah capaian positif, rapat ini justru mengungkap persoalan mendasar, kedisiplinan pegawai dan kualitas layanan transportasi masih menjadi pekerjaan rumah yang serius.

Amir A. Dado menegaskan perlunya langkah perbaikan terstruktur. “Rapat evaluasi ini penting untuk memperbaiki kinerja. Kami akan terus memperkuat kedisiplinan dan kualitas pelayanan agar masyarakat merasakan manfaat lebih besar,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Dishub Sulbar akan memperketat pengawasan kehadiran, meningkatkan pelatihan kapasitas aparatur, dan mengoptimalkan sistem pelayanan. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintahan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, “Sulbar Maju dan Sejahtera”, yang menekankan birokrasi efisien dan responsif.

Evaluasi ini menjadi penanda komitmen Dishub Sulbar untuk melakukan pembenahan internal, sekaligus ujian nyata bagi efektivitas langkah-langkah perbaikan yang dijanjikan dalam mendukung reformasi birokrasi. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat