Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Warga Swadaya Kelola Sungai Salutetean Sulap Jadi Wisata Arung Jeram

Nampak sebuah eskavator saat melakukan pembenahan lintasan arum jeram, di sungai Salutetean, Mamasa. (dok Saldi)

Mamasa, Katinting.com – Bentangan destinasi wisata penggunungan dan sungai di Mamasa, menjadi daya tarik wisata di masa akan datang, bila pengelolaannya, mampu membaca pasar wisata.

Itulah kemudian memantik keinginan warga Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat, untuk mengelola salah satu spot wisata yakni Sungai Salutetean, yang mereka sulap menjadi destinasi wisata arung jeram yang tentu menjanjikan dari sisi mendongkrak income pendapatan masyarakat.

Adalah Budi, sebagai tokoh inisiator menyulap Sungai Salutetean menjadi destinasi wisata arung jeram, dengan persiapan yang sudah hampir rampung.

“Sementara baru akan dibuka di Sungai Salutetean untuk wisata arung jeram,” beber Budi warga Desa Buntu Buda kepada laman ini, Rabu (08/05)

Ia mengungkapkan keyakinannya,kalau wisata arung jeram ini, akan menjadi spot yang diminati warga wisatawan, baik local maupun pendatang, karena jarak juga tak begitu jauh dari pusat kota.

“Hanya berjarak 500 meter dari pusat kota, mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua maupu roda empat” ungkap Budi penuh keyakinan akan usahanya itu.

Bahkan persiapan ke arah dibukanya ke public spot ini juga sudah sangat matang, karena pengelola juga sudah memikirkan soal keamanan pengunjung wisata, sepanjang tepi sungai akan dibangun gazebo untuk tempat pengunjung menikmati bentang sungai Salutetean.

“Semua alat sudah siap, tinggal kita tunggu jadwal dibuka, sekaligus pembuatan Gasebo pengunjung” sebut Budi.

Ia meyakinkan pengunjung yang kan bertandang ke sungai Salutetean, tidak akan kecewa, sebab air sungai ini, juga jernih, sehingga nyaman untuk mandi, sehingga ia semakin percaya, kalau spotnya, akan menjadi sarana rekreasi dan olahraga.

“Karena sudah di dukung oleh pemerintah, dengan memperbaiki akses jalan kelokasi, melalui Dinasi PUPR Mamasa’ pungkas Budi. (Saldi/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat