Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Wali Kota Neni Dorong Rekrutmen Inklusif di Job Fair Bontang 2025, Fresh Graduate Jadi Prioritas

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat memberi sambutan dalam agenda Job Fair

Katinting.com, Bontang – Job Fair Bontang 2025 resmi dibuka pada Selasa (22/7/2025) di Gedung Koperasi Pupuk Kaltim. Tak hanya menghadirkan 737 lowongan kerja dari 31 perusahaan, kegiatan ini juga menandai komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk mendorong rekrutmen yang lebih inklusif dan ramah bagi lulusan baru.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa pencari kerja dari kalangan fresh graduate harus diberi ruang yang lebih besar di pasar kerja lokal. Ia secara khusus meminta seluruh perusahaan peserta untuk menghapus syarat pengalaman kerja, yang selama ini menjadi batu sandungan bagi para pencari kerja pemula.

“Tidak boleh lagi ada syarat pengalaman. Anak-anak kita yang baru lulus SMA atau kuliah harus diberi kesempatan bersaing. Batas usia pun kalau bisa dimulai dari 18 tahun,” tegas Neni saat membuka acara.

Hal ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap generasi muda yang tengah mencari peluang pertama di dunia kerja. Dalam kesempatan tersebut, Neni juga mengajak seluruh perusahaan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperluas kesempatan kerja yang adil dan merata.

Sementara itu, Kepala Bidang Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim, menyebut bahwa Job Fair kali ini tidak hanya menyediakan lowongan kerja, tetapi juga membuka akses terhadap program pelatihan dan pemagangan dari berbagai sektor industri.

“Ini bukan cuma soal cari kerja, tapi juga cari pengalaman dan pelatihan. Kita siapkan berbagai opsi bagi pencari kerja agar lebih siap masuk ke dunia kerja, khususnya para lulusan baru,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program pelatihan dan pemagangan ini dirancang agar para pencari kerja bisa meningkatkan kompetensi teknis maupun soft skills, sehingga lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Dengan jumlah lowongan yang mencapai ratusan dan ragam bidang yang ditawarkan, Job Fair Bontang 2025 diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran terbuka di Bontang, khususnya di kalangan usia produktif.

“Bontang butuh tenaga kerja muda yang semangat dan cepat beradaptasi. Kami ingin pastikan tidak ada gap antara dunia pendidikan dan industri,” tuturnya.

Melalui gelaran tersebut, ia berharap bisa terus memperkuat sinergi dengan sektor swasta dalam membangun iklim ketenagakerjaan yang sehat dan inklusif.

Share: